30 Film Ikuti Balinale 2012 di Denpasar

Laporan: Redaksi

Balinale Film Festival

Balinale Film Festival

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Festival film internasional, Balinale Film Festival ke-6, digelar pada 22-28 Oktober lalu di Denpasar. Seperti dikatakan pendiri festival ini, Christine Hakim dan Deborah Gabinetti, pergelaran festival ini merupakan upaya mengenalkan Indonesia lewat film.

“Bali hanyalah pintu masuk untuk mengenal Indonesia,” kata Gabinetti, saat dijumpai Tubas beberapa waktu lalu di Jakarta. Selain memutar film-film asing, festival ini juga memutar film produksi Indonesia.

Sebanyak 30 film yang ditayangkan di Balinale 2012 dikompetisikan demi penghargaan pilihan penonton. Beberapa jenis film adalah film feature, film pendek, dokumenter, dan animasi.

Balinale juga bertujuan memamerkan karya anak bangsa kepada penonton internasional, membuka jaringan dengan para profesional dari industri perfilman, dan menemukan bakat baru.

Balinale bekerja sama dengan Asian Film Commissions Network (AFC Net), Asia Pacific Screen Awards (APSA), dan Motion Picture Association (MPA). Selain itu, Balinale ditunjuk APSA sebagai organisasi di Indonesia untuk mempromosikan film-film lokal.

Balinale Film Festival diadakan pertama kali tahun 2007 oleh Bali Taksu Indonesia Foundation yang didirikan Christine Hakim dan Deborah Gabinetti. Organisasi non-profit dan non-pemerintah ini bertujuan mengundang sineas dari luar negeri untuk memutar film mereka di Indonesia, sekaligus mengenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia.

“Para sineas asing yang datang ke Bali diharapkan bisa menjelajahi wilayah lain di Indonesia. Keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia berpotensi digarap jadi cerita film. Setidaknya Indonesia dilirik sebagai lokasi shooting,” ujar Christine. (stevie)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar