Airlangga Minta Zulkifli Hasan Luruskan Omongannya

JAKARTA, (tubasmedia.com)  – Ketua MPR, Zulkifli Hasan mengkritik capaian pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kritik disampaikan di Sidang Tahunan MPR, salah satunya soal industri.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pun menanggapi hal tersebut. Menurutnya, apa yang disampaikan Zulkifli harus diluruskan.

“Dari segi PDB industri terhadap suatu negara, Indonesia itu peringkat 4 di dunia. Dari segi manufaktur value added kita peringkat 9 di dunia. Jadi mungkin itu yang harus diluruskan,” kata Airlangga usai menggelar Upacara 17 Agustus di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (17/8/2018).

Dia menilai data yang dipakai Zulkifli pun tidak tepat. Sementara data versi Airlangga, industri tumbuh positif.

“Kedua, tentu data yang masuk tidak tepat. Berdasarkan data-data year on year, quartal to quartal industri itu meningkat terus. Kemudian dari segi pertumbuhan industri juga meningkat terus,” jelasnya.

Untuk ekspor pun demikian. Dia menyampaikan ekspor manufaktur misalnya, masih mengalami pertumbuhan.

“Ya kalau ekspor itu kan year on year dari sektor manufaktur meningkat. Jadi mungkin Zulkifli Hasan, karena tugasnya di MPR itu kan sebetulnya 4 pilar. Jadi tugas pengawasan itu ada di DPR. Jadi mungkin dia agak salah menginterpretasikan pengawasan,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Zulkifli Hasan mengkritik impor yang tak terkendali, pertumbuhan ekspor melemah, hingga deindustrialisasi.

“Kita melihat arus impor yang bebas dan tak terkendali, sementara kemampuan ekspor melemah. Tidak ada kebijakan industri yang memadai sehingga sektornya dan daya saingnya lemah. Sektor ini tengah mengalami deindustrialisasi yang sangat memprihatinkan,” kata Zulkifli di gedung Nusantara, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018). (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar