Airlangga: Prabowo-Sandi Mau Nyontek Program Tenaga Kerja Milik Jokowi

SUKABUMI, (tubasmeddia.com) –Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut, pasangan capres/cawapres Prabowo-Sandi sama sekali tidak punya gagasan soal tenaga kerja di Indonesia.

‘’Maka itu mereka mau mencontoh strategi atau program Presiden Jokowi mengelola tenaga kerja di dalam negeri. Mereke mau nyontek,’’ kata Airalangga kepada wartawan di Sukabumi, kemarin.

Sebelumnya kepadanya ditanyakan apa responnya atas gubgatan cawapres Sandiaga Uno saat debat cawapres Senin malam di Jakarta. “Dia bukan menggugat, tapi ingin mencontoh program pak Jokowi soal tenaga kerja,’’ katanya.

Jadi lanjut Airlangga, kalau ada ihak yang menyatakan akan memperbaiki konmdisi enaga kerja ddalam negeri, itu hanya wacana. “Mereka baru merencana, kita sudah bekerja dan hasilnya untuk tahun ini saja kita akan lahirkan satu juga tenaga keja yang bersertifikat kompetensi. Jadi tak perlu nunggu lima tahun untuk melahirkan dua juta tenaga kerja terampil,’’katanya.

Sebelumya dalam debat cawapres, Minggu (17/3) malam Sandiaga Uno melemparkan persoalan tenaga kerja asing untuk menyerang Ma’ruf Amin. Sandiaga menuding pemerintah saat ini terlalu melonggarkan pintu bagi tenaga kerja asing. Padahal, saat ini rakyat masih membutuhkan banyak lapangan kerja.

Ma’ruf Amin mengatakan, untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja bisa dimulai dari biaya pendidikan.

“Pendidikan akan kami  revitalisasi,  baik SMK, politeknik, akademi-akademi, karena akan kerja sama kepada kelompok DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri). Ini supaya ada relevansi, link and match di antara keduanya,” kata Kiai Ma’ruf.

Dia menegaskan, bersama Jokowi akan terus mengembangkan latihan-latihan, kursus-kursus melalui balai latihan kerja maupun BUMN. “Juga kursus-kursus yang bisa diaplikasi dengan digital, baik kursus yang sifatnya kepintaran, kecakapan maupun kebugaran,” jelasnya.  (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar