Akhirnya Terungkap, Aset Negara itu Numpuk di Rumah Roy Suryo

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo diminta untuk kooperatif mengembalikan seluruh barang kemenpora yang jumlahnya cukup fantastis itu.

Lantaran cukup banyak, Roy Suryo sampai kesulitan lewat di rumahnya karena terhalang barang-barang milik Kemenpora. Ada sebanyak 3.226 unit barang Kemenpora yang disebutkan dibawa oleh mantan Menpora Roy Suryo.

Rumah Roy Suryo, di Yogyakarta, sempat kedatangan banyak barang Kemenpora setelah tak lagi menjabat Menpora pada akhir 2014. Barang-barang itu memenuhi garasi hingga dalam rumahnya. Bahkan, Roy Suryo pun sampai kesulitan saat masuk ke rumahnya yang dihuninya itu.

Kuasa hukum Roy Suryo, Vebe N A Pollatu menjelaskan, sebagaimana pengakuan Roy Suryo, barang-barang tersebut datang ke rumah Roy Suryo di Yogyakarta.

Barang-barang yang jumlahnya cukup banyak menumpuk di rumah Roy Suryo hingga ke halaman parkir. Barang-barang itu datang sekitar sebulan setelah Roy Suryo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.

Sementara itu, Tim kuasa hukum mantan Menpora Roy Suryo bersama mantan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sudah mendatangi Gedung Kemenpora, untuk melakukan mediasi.

Namun, upaya mediasi yang dilaukan tak ada titik temu.Tak hanya itu, Roy Suryo juga beralasan tidak hadir dalam proses mediasi tersebut dengan alasan kehabisan tiket pesawast.

Kuasa Hukum Roy Suryo, Tigor Simatupang, bertemu dengan Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (12/9/2018) pagi.

Pertemuan tersebut menindaklanjuti undangan pertemuan yang hari Senin lalu disampaikan Tigor kepada Sesmenpora. Namun, dalam mediasi ini tak terlihat Roy Suryo.

Tigor mengatakan bahwa kliennya tersebut masih berada di Yogyakarta dan tidak bisa hadir lantaran kehabisan tiket pesawat.

“Ya, tidak dapat tiket, sudah pesan tapi tidak ada tiketnya,” kata Tigor saat menjawab pertanyaan awak media kenapa Roy Suryo tidak hadir. Tadi masih banyak tiket yang kosong loh Pak, apa harus bisnis?” sahut awak media kepada Tigor.

“Tidak tahu, itu pribadinya beliau, beliau pilihnya yang mana kita tidak tahu,” jawabnya. Dalam kesempatan tersebut, Tigor juga mengatakan bahwa kliennya tidak memberikan pesan apapun terkait pertemuan dengan Kemenpora.

“Tidak ada pesan khusus, kita datang ke sini kan untuk penyelesaian,” kata Tigor.

Hasil dari pertemuan pertama ini, Kemenpora meminta pihak Roy Suryountuk mengajukan secara tertulis hal-hal yang akan ditanyakan, semisal masalah rincian barang-barang.(red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar