Anggaran Bocor Kata Prabowo? Ini Komentar Airlangga

AMBON, (tubasmedia.com) – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto mempertanyakan pernyataan calon presiden Nomor urut 02, Prabowo Subianto yang menyebut telah terjadi kebocoran anggaran hingga mencapai Rp 500 triliun.

Kepada sejumlah wartawan di acara temu kader dan konsolidasi pemenangan Partai Golkar di Kota Ambon, Jumat (8/2/2019) malam, Airlangga mengungkapkan bahwa tudingan Prabowo tersebut perlu dipertanyakan kebenarannya.

“Ya itu statemen saja yang kebenarannya itu akuntabilitasnya perlu dipertanyakan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, terkait dengan persoalan anggaran ada lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengevaluasi, yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun sejauh ini, kata dia, anggaran yang terserap lebih dari 90 persen.

“Kalau anggaran kan sudah terjaga, sudah ada yang namanya BPK dan anggaran itu kan terserap diatas 91 persen,”ujarnya.

Dia menilai sejauh ini pengelolaan keuangan negara telah berjalan dengan sangat baik dan transparan sehingga tidak ada kebocoran anggaran negara seperti yang dituduhkan.

”Karena pemerintah ini sudah berjalan dengan baik dan sudah diaudit secara transparan,” ujarnya.

Sebelumnya Prabowo menyampaikan adanya dugaan telah terjadi markup sejumlah proyek yang menyebabkan terjadi kebocoran anggaran hingga mencapai Rp 500 triliun.

Padahal, kata Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, anggaran sebesar itu bisa digunakan untuk membangun industri besar di Indonesia. Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato di acara HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di hall Sport Mall, Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019). (red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar