BEM Fakultas Teknik USB Bahas Pengelolaan Limbah

SURAKARTA, (tubasmedia.com) – Sejalan dengan pertumbuhan industri yang meningkat dari tahun ke tahun, dampak pencemaran yang dihasilkan dari proses produksi juga semakin meningkat.

Proses produksi menghasilkan produk yang diinginkan dan hasil samping yang tidak diinginkan yaitu berupa limbah. Limbah sendiri adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga) yang keberadaannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.

Permasalahan lingkungan saat ini yang dominan salah satunya adalah limbah cair yang berasal dari industri. Limbah cair yang tidak dikelola akan menimbulkan dampak yang luar biasa pada perairan, khususnya sumber daya air. Sungai merupakan salah satu sumber air yang banyak dimanfaatkan.

Beberapa anggota masyarakat mungkin mengabaikan bahaya limbah, namun bagi sebagian orang air sungai masih dimanfaatkan untuk mencuci, mandi, bahkan memasak.

Ikan–ikan yang hidup dalam sungai tersebut juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan protein mereka. Padahal jika sungai tersebut mengandung limbah, ikan yang mereka konsumsi juga akan menimbulkan penyakit.

Di daerah perkotaan limbah menjadi masalah yang serius. Selain limbah industri, aktivitas masyarakat setiap hari juga menimbulkan limbah rumah tangga yang sangat besar. Pengelolaan kualitas air merupakan salah satu prioritas dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia.

Air mempunyai karakteristik fisik dan kimiawi yang sangat mempengaruhi kehidupan organisme di dalamnya. Sehingga apabila terjadi perubahan kualitas perairan, terutama oleh bahan pencemaran lingkungan, maka keseimbangan hidup organisme yang ada di perairan tersebut bahkan kehidupan manusia dapat terganggu.

Berdasarkan permasalahan tersebut, pemerintah mulai serius mencanangkan program untuk mengelola air limbah, yakni dengan membentuk unit pengelola air limbah atau yang disebut Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Terkait dengan hal tersebut, sebagai media publikasi dan informasi tentang pentingnya pengolahan air limbah BEM Fakultas Teknik Universitas Setia Budi (USB) Surakarta menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Optimalisasi Penanggulangan Limbah melalui Inovasi dan Teknologi” Minggu (26/6) di Gedung A.1 USB Surakarta. Dalam kegiatan tersebut dihadirkan dua pembicara yakni Peneliti Bidang Teknologi Lingkungan Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri  (BBTPPI) Semarang, Dr. Aris Mukimin, SSi, MSi dan Wakil Rektor I yang juga merupakan Dosen Fakultas Teknik USB, Dr Dra Peni Pujiastuti, MSi.

Ketua Panitia Seminar Nasional, Wiri Widiawati mengatakan bahwa tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk mengembangkan kerjasama antara kalangan akademisi, bisnis dan pemerintah. Melalui kegiatan seminar ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang cara untuk menganggulangi limbah melalui inovasi dan teknologi. (roris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar