7 Gunung di Jabar Berpotensi Meletus


Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PADALARANG, (Tubas) – Jawa Barat termasuk wilayah potensial terjadinya bencana karena memiliki banyak gunung berapi. Potensi bencana yang mungkin terjadi longsor, gempa bumi, dan pergerakan tanah. Tujuh gunung berapi di Jabar berpotensi meletus.

Sekretaris Badan Geologi Bandung, Dr. Yun Yunus Kusumahbrata menegaskan itu di sela-sela sosialisasi Peraturan Bidang ESDM Peraturan Menteri ESDM No. 15 Tahun 2011 tentang Pedoman Mitigasi Bencana Gunung Api, Gerakan Tanah, Gempa Bumi, dan Tsunami, di Hotel Mason Pine Kota Baru Parahyangan, Padalarang, pekan lalu. “Potensi bencana di Jabar sangat lengkap, mulai dari gunung meletus, longsor, gerakan tanah, serta tsunami,” ungkapnya.

Yus Yunus menambahkan setiap daerah di Jabar berbeda-beda jenis bencananya, seperti di Sumedang tidak ada gunung berapi sehingga tidak mungkin terjadi bencana gunung meletus. Makanya dengan sosialisasi ini setiap daerah bisa mengetahui jenis becana apa di daerahnya masing-masing, sehingga bisa mewaspadainya dari sekarang,” harapnya.

Kepala Bidang Evaluasi Potensi Bencana Badan Geologi, Supriyati Dwi Andreastuti mengatakan ada tujuh gunung tipe A yang berpotensi meletus. Ketujuh gunung tersebut merupakan bagian dari 19 gunung tipe A di Pulau Jawa. Sementara 12 gunung tipe A lainnya adalah Gunung Slamet, Dieng-Butak, Petarang-Timbang, Sundoro, Sumbing, Merapi, Kelud, Arjuno-Welirang, Bromo, dan Gunung Semeru.

“Ada sekitar tujuh gunung di Jabar yang memiliki potensi meletus, yaitu Gunung Salak, Gede, Tangkubanparahu, Ciremai, Guntur, Papandayan, dan Gunung Galunggung,” jelasnya.

Kepala Subbidang Evaluasi Bencana Gempa Bumi dan Gerakan Tanah PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, Agus Solihin menambahkan saat ini ada sekitar 4 gunung di Pulau Jawa yang memiliki status waspada, yaitu Gunung Dieng, Bromo, Semeru, dan Gunung Sundoro. (red/sis)

Berita Terkait

Komentar

Komentar