Laporan: Redaksi

Ruhut Sitompul
JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Partai Demokrat mengalami krisis kader pemimpin untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2014 karena banyak kadernya, termasuk Anas Urbaningrum, terlibat dalam dugaan kasus korupsi.
Menurut anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul, partainya berat untuk mengajukan Anas Urbaningrum sebagai capres karena popularitas Ketua Umum Partai Demokrat itu terus anjlok.
“Kalau menurut feeling politik aku, beratlah kalau si Anas maju jadi capres. Kasus Nazaruddin membuat popularitasnya makin anjlok,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (10/1).
Menurut Ruhut, rehabilitasi nama baik Anas Urbaningrum hanya bisa dilakukan apabila proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pengadilan Tipikor memutuskan Anas tak terlibat dalam kasus Nazaruddin.
Hal ini penting mengingat Nazaruddin terus menyebut-nyebut nama Anas Urbaningrum dalam persidangan. “Tahun 2012 harus tuntas. Kalau tidak, masa depan Anas berat, apalagi kalau mau ikut pemilihan presiden,” ucap Ruhut.
Tak hanya Anas, katanya, semua politikus Partai Demokrat yang diseret-seret dalam kasus Nazaruddin pun bernasib tak jauh beda. Mereka semua menjadi tersandera dengan tudingan Nazaruddin.
“Bukan hanya Anas, siapa pun yang dikaitkan dengan Nazaruddin, saya yakin, mereka mau kasus ini segera selesai supaya nama mereka tak terganggu dalam pemilu mendatang,” tuturnya. (red)


berat atau ringan yg penting anas tdk nyanyi….