Laporan: Redaksi
JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Pengamat Amerika latin dari Universitas Indonesia, Irwansjah Jemi mengatakan kunjungan yang dilakukan pansus RUU Desa ke Brasil terlalu berlebihan. Menurutnya, spesifikasi desa di Brasil dan di Indonesia sangat jauh berbeda.
“Di Indonesia kan desanya heterogen dan sangat banyak desa adat, saya ragu kalau desain regulasi ini bisa sejalan dengan RUU Desa di Indonesia,” katanya di Jakarta.
Irwansjah menambahkan, kawasan Amerika Latin termasuk Brasil lebih banyak dirujuk soal penggalian kekuatan pergerakan sosialnya, seperti gerakan sosial agraria dan pemberdayaan masyarakat.
Ketimbang jauh-jauh melawat ke Brasil dengan dana yang besar dan hasil tidak maksimal, Irwansjah menyarankan sebaiknya DPR mengumpulkan ahli-ahli dari anak bangsa yang kompeten dalam memahami sistem desa adat di Indonesia.
“Mending kumpulkan ahli-ahli, banyak yang jago dan expert soal desa-desa adat di Indonesia dan bahas bersama untuk menemukan solisi bagi RUU Desa ini, karena karakter desa-desa di Indonesia ini unik dan heterogen,” pungkasnya. (red)

makanya jangan jadi rakyat dong…jadi pemimpin…biar seenaknya…
sirik lu…