Bojonegoro Siap Bangun Bandara

Terbit 3 Mei 2011 - 11:10 WIB | Dibaca : 4086 kali

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BOJONEGORO, (Tubas) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Jatim telah menyiapkan alokasi dana Rp 300 miliar dan lahan seluas 250 hektar di tiga lokasi untuk realisasi proyek pembangunan lapangan terbang di daerah itu.

Bupati Bojonegoro, Suyoto menjelaskan proses pembicaraan dengan stakeholder penerbangan udara, khususnya Kementrian Perhubungan telah tuntas. Kini tinggal menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Termasuk memasukkan proyek bandara Bojonegoro dalam grand design proyek strategis nasional.

“Proyek lapangan terbang ini akan dikerjakan oleh BUMD Kabupaten Bojonegoro. Kami telah menyiapkan alokasi dana dari APBD sebesar Rp 300 miliar dan lahan seluas 250 hektar di tiga lokasi, yakni Kalitidu, Dander dan Temayu. Lokasi itu selanjutnya akan ditentukan setelah dilakukan kajian oleh Kemenhub,” ungkap Suyoto.

Dia menggambarkan bahwa lapangan terbang itu akan didesain untuk bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737-400 dengan kesiapan runway sepanjang 2.000-2.500 meter. Meski ke depan dapat diperpanjang agar bisa didarati pesawat berbadan besar lainnya.

Data yang dihimpun dari berbagai sumber menjelaskan, pengembangan Bandara Bojonegoro ini merupakan bagian dari tiga lapangan terbang yang didorong untuk dibangun oleh Pemprov Jatim. Dua bandara lainnya adalah di Pulau Bawean, Kab. Gresik dan Ponggok, Kab. Jombang.

Ketiganya merupakan bagian dari sembilan bandara yang dipersiapkan guna mewujudkan program citylink penerbangan antarkota di Jawa Timur. Keenam bandara lainnya adalah Bandara Juanda-Surabaya, Abdurrahman Saleh-Malang, Notohadinegoro-Jember, Blimbingsari-Banyuwangi, Iswahyudi-Madiun dan Trunojoyo-Sumenep Madura. (bambang sutiyono)

Tweets

Komentar Anda

  1. Yaaaelah sip dunk kalo bgoro punya bandara…..!!! Ntar ane kalo mo kemana2 lebih mudah n efisien, maaf orang bisnis meeeen.

  2. Begini boss, proyek itu kesempatan bagi bgoro sebab di cepu sana juga ngebet mau bangun bandara. Apa kita nggak rugi bila yg punya minyak bgoro(95%) tetapi yg maju justru cepu yg notabene wilayah blora dan jawa tengah. Ingat boss, proyek minyak saja namanya blokcepu pdhal fieldnya bgoro, ini saja sudah merugikan karena yg tenar cepu, sampai2 para investor banyak yg investasi di cepu. Para pekerja dan boss-boss banyak yg tinggal di cepu pdhal mereka aset potensial dr segi perputaran uang(jajan, makan, belanja, nginap, pemanfaatan bank dll). Berapa banyak warga di kec.ngambon, purwosari, ngraho, tambak rejo, kasiman dan padangan yg kendaraanya pake nomer plat cepu, dari sisi retribusi ratusan juta mengalir ke sana. Melihat fakta itu kita sangat miris dan ironis, bukanya bermaksud menggiring opini untuk anti trhadap cepu karena hak mutlak ada pd individu masing2 dan pd prinsipnya antar daerah juga saling membutuhkan. Namun di lain pihak kita juga berharap daerah sendiri juga ingin maju jadi apa salahnya kalo kita sekedar berbagi pengetahuan. Bojonegoro harus MATOH dan bandara adalah salah satu poin utk mengejar ketertinggalan dgn daerah lain yg lebih dulu maju.

  3. @cak to : betul masbrow kita harus dukung, kalo di daerah tdk ada pembangunan katanya gak adil, namun begitu ada pembangunan mereka pesimis. Bila dibangun bandara bgmana nasib jalan yg rusak, bgmana anggaranya. Tapi apakah dengan tdk membangun bandara ada yg jamin bahwa jalanya bagus, rakyatnya makmur dll. Justru dgn adanya bandara dampak ekonomi pasti terasa, dr akses jalanya saja pasti ramai dan tentunya akan bermunculan potensi2 ekonomi dr aneka macam usaha.

  4. mari berdoa semoga ikhtiar yg baik ini terkabul, jangan jadi orang pesimis, malas berbuat tapi hobi komentar kalau orang ikhtiar, berpikirlah positif karena kalau tuhan menghendaki semua bisa jadi

  5. wah2 aq ra nyongko yo bojonegoro pe gawe bandara
    eeeeeeehhhhhhhhhh paling yo mek kempulane suyoto.
    ………………….??????????????

    • Wis gak usah di gagas coment2 sing gak bermutu, ayo ayo ndang di bangun mengejar ketertinggalan dgn tetangga. Bravo bojonegoro, nuruti wong pesimis malah ora maju-maju.

    • Pak bupati dan dewan berbuatlah sing aneh2 utk kemajuan, kapan bojonegoro maju kalo nuruti orang2 bermental pecundang, picik dan sok kepinteran.

  6. Bagus, dgn adanya bandara nanti bisa berimbas pd pembangunan infrastruktur di bojonegoro. Ayo pemkab ambil langkah cepat sebab bandara di cepu juga mau di aktifkan. 90persen lebih minyak ada di bojonegoro tapi yg maju kok cepu, ini kan gak adil. Bravo Bojonegoro.

  7. Kayaknya tepat sekali jika bojonegoro di bangun bandara, karena letaknya strategis ada di perbatasan jateng-jatim yg selama ini mengandalkan bandara surabaya dan semarang yg letaknya lumayan jauh sampai ratusan kilometer, bandara ini nantinya sangat bermanfaat bagi daerah skitar bojonegoro seperti Tuban, Lamongan, Jombang, Nganjuk, Blora dan Ngawi yg posisinya mengitari kabupaten bojonegoro…….apalagi Tuban, Lamongan & Bojonegoro diproyeksikan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus).

  8. wah, makin banyak daerah yg bangun bandara ya. baguslah, biar makin mantep jalur transportasi indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button