Daya Saing Industri Nasional Perlu Ditingkatkan

Terbit 7 November 2012 - 15:30 WIB | Dibaca : 426 kali

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

MELIHAT SEPATU - Dirjen Basis Industri Manufaktur (BIM) Kementerian Perindustrian Panggah Susanto didampingi Direktur Industri Tekstil dan Aneka Ramon Bangun melihat sepatu Gino Mariani pada Pameran Produk Industri Aneka 2012 di Plasa Pameran Industri, 6 November 2012

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Kementerian Perindustrian menyatakan, perjanjian perdagangan bebas Asean-China (Asean China Free Trade Agreement/ACFTA) membuat persaingan dagang semakin ketat.

Untuk itu, diperlukan peningkatan kemampuan daya saing industri dalam negeri guna menghadapi pasar global.

“Pemerintah berharap pelaku usaha bisa melakukan efisiensi produksi dan pemasaran. Pelaku usaha juga harus memberi nilai positif berupa akses pasar, teknologi, investasi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM),” kata Dirjen Basis Industri Manufaktur (BIM) Kemenperin, Panggah Susanto, pada acara pameran produk industri aneka di Jakarta, Selasa (6/11).

Industri aneka, menurut Panggah, memiliki akses pasar dan utilisasi di atas 50 persen. Nilai ekspor industri aneka tahun 2011 mencapai US$5,66 miliar dengan nilai produksi Rp50,95 triliun dan utilisasi sebesar 59,36 persen.

“Sedangkan jumlah tenaga kerja yang diserap mencapai 986.314 orang dengan investasi sebesar Rp19,37 triliun,” ujarrnya menambahkan jumlah perusahaan produk industri aneka, lanjut Panggah, sekitar 1.032 yang tersebar di beberapa provinsi.

Adapun 1.032 perusahaan industri aneka antara lain alas kaki, industri barang jadi kulit, industri mainan, industri alat olahraga serta industri alat tulis. Usaha tersebut tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

Panggah mengatakan, untuk meningkatkan akses pasar industri aneka, pihaknya meminta pelaku usaha turut serta dalam kegiatan pameran yang diadakan di dalam negeri maupun luar negeri. “Ajang pameran merupakan momentum dalam ajang promosi untuk memperluas akses pasar di bidang industri aneka,” tandasnya. (sabar)

Tweets

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button