Ha…! Menteri Keuangan Gebrak Meja di DPR

Terbit 11 September 2012 - 08:20 WIB | Dibaca : 702 kali

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Menteri Keuangan Agus Martowardojo kesal menghadapi rapat kerja dengan Komisi XI DPR tentang jawaban asumsi pokok kebijakan fiskal dan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2013. Saking kesalnya, Agus sampai menggebrak meja.

Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB itu memang membahas jawaban terkait pertanyaan-pertanyaan asumsi dasar makro dan RAPBN 2013 yang telah diminta sejak pekan lalu. Namun, salah satu anggota Komisi XI DPR, Kamaruddin Syam, yang menginginkan ada penambahan indikator-indikator kemakmuran rakyat bisa dimasukkan dalam RAPBN 2013.

Kamaruddin menganggap pertumbuhan ekonomi saat ini tidak identik dengan kemakmuran rakyat karena tidak memasukkan indikator-indikator tersebut. “Kami meminta agar pemerintah memasukkan indikator tersebut sehingga akan mengindikasikan kita berpihak pada kemakmuran rakyat,” kata Kamaruddin di Komisi XI DPR Jakarta, Senin (10/9/2012).

Karena dianggap pembahasan asumsi makro malah melenceng, Agus pun kesal. Bahkan, mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini sempat menggebrak meja dengan tangannya sekali.

“Kita fokus dengan masalah ini, kita ingin membahas ini dengan cepat. Pembahasan ini diharapkan bisa cepat sehingga kementerian bisa bekerja. Tapi ini kok seperti ngelantur, kita bicarakan asumsi dasar ekonomi makro, jangan yang lain,” kata Agus menanggapi pernyataan Kamaruddin sambil menggebrak meja.

Tidak terima atas ucapan Menkeu, Kamaruddin pun menimpali. “Saya minta omongan ngelantur dicabut, ini seharusnya tidak keluar dari seorang menteri. Pembahasan ini sudah sesuai tema yang ada di undangan, jadi tidak ngelantur,” ucap Kamaruddin. (red)

Tweets

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button