Harga Baja Naik, Industri Otomotif Kelabakan

Terbit pada 23 Februari 2012 - 14:00 WIB | Berita Otomotif | Dibaca : 306 kali

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Kenaikan harga baja sekitar 10% – 12% awal tahun ini, cukup membuat industri otomotif kelabakan. Maklum, baja merupakan bahan baku penting bagi produksi mobil.

Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sudirman Maman Rusdi, selaku Agen Tunggal Pemegang Merek Daihatsu, mengungkapkan, kenaikan harga baja itu bisa berdampak pada kenaikan harga mobil, sebab baja memiliki kontribusi 60% dari biaya produksi mobil.

Namun begitu, Sudirman mengatakan, pilihan menaikkan harga baja masih menunggu hasil evaluasi internal ADM dan hasil evaluasi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). “Tahun lalu ADM tidak menaikkan harga, karena pasar yang sedang bagus dan nilai rupiah menguat,” ungkapnya.

Sudirman berharap, kenaikan harga baja bisa tertutup dengan penguatan rupiah. Sehingga, pihaknya tak perlu repot untuk menaikkan harga jual mobil. “Ada beberapa kemungkinan seperti menguatnya nilai rupiah, sehingga bisa menutup biaya produksi,” kata Sudirman.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Rizwan Alamsjah, Direktur Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mitsubishi. “Kami harus melihat harga mobil di pasaran, kami tidak bisa seenaknya menaikkan harga,” ungkapnya.

Walaupun ada keputusan menaikkan harga, Rizwan mengaku akan menaikkannya dengan cara bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi pasar. Rizwan bilang, awal tahun ini, sejumlah mobil Mistubsihi sudah mengalami kenaikan harga seperti Mitsubishi Colt Diesel dan mobil Sport Utility Vehicle(SUV) Mitsubishi Pajero Sport. (red)

Tweets

Komentar Anda

Copyright © 2012 TubasMedia.com - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button