Imbas MEA 2015 Lebih Berat Ketimbang Kenaikan Upah

Terbit 3 Mei 2013 - 11:22 WIB | Dibaca : 554 kali

Laporan: Redaksi

ilustrasi

ilustrasi

BANDUNG, (TubasMedia.Com) – Koperintek mengeluhkan belum ada solusi dari pemerintah untuk menghadapi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2015, karena imbasnya dikhawarikan lebih memberatkan ketimbang penaikan upah, TDL, dan BBM.

Wakil Ketua Bidang Ekspor Koperasi Industri Tekstil (Koperintek) Kabupaten Bandung Asep Zaenal, mengatakan imbas MEA itu terkait langsung dengan dengan transaksi global.

“Kalau transaksi global kami tidak tahu imbasnya seperti apa karena belum ada solusi dari pemerintah. Yang pasti, imbasnya bisa melebihi dari penaikan BBM atau yang lainnya karena kami belum siap menghadapinya,” tuturnya, Jumat (3/5/2013).

Apabila tidak ada proteksi dan insentif pemerintah, Koperintek menilai pasar bebas Asean akan membuat banyak IKM gulung tikar dan PHK tidak bisa dihindari sehingga tingkat pengangguran semakin tinggi.

Koperintek Kabupaten Bandung berharap pemerintah bisa merumuskan kebijakan dan strategi menghadapi MEA dari saat ini agar pelaku usaha bisa mempersiapkan segala hal sejak dini.

Meski demikian, hingga kini IKM di bawah naungan Koperintek terdapat 58 industri, masih bertahan tanpa pemutusan hubungan kerja pascapenaikan upah dan tarif dasar listrik (TDL) awal tahun lalu hingga 10%. (red)

Tweets

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button