Laporan: Redaksi

Ilustrasi
JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua menilai uang yang mengalir dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung merupakan hal yang wajar, asalkan uang itu berasal dari uang pribadi dan bukan uang yang diperoleh dari hasil korupsi.
“Ini berasal dari uang pribadi, halal uangnya. Artinya dari kantong masing-masing. Tapi yang dipersoalkan Nazar aliran dana itu dari proyek yang diindikasikan menggunakan dana APBN. Bukan urusan kongres, jadi kongres clear,” ujar Max di Gedung DPR, Senayan, Selasa (21/2/2012).
Menurutnya, apabila ada calon yang mengeluarkan uang dalam Kongres di Bandung dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Asalkan uang itu tidak berasal dari hasil korupsi. Bahkan dalam undang-undang tidak ada larangan menggunakan dana pribadi dalam kongres partai politik.
Namun Max tidak bisa memastikan posisi yang terjadi pada Anas Urbaningrum ketika ia bertarung pada pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat di Bandung. Sejumlah kalangan menuding Anas membagi-bagikan uang.
Max mengatakan, seluruh kader daerah yang datang dalam kongres di Bandung pada waktu itu diakui memang dibiayai. Sebab kedatangan kader-kader itu perlu akomodasi, penginapan dan lain-lainnya.
“Mereka sudah dibiayai oleh OC untuk datang ke tempat kongres itu. Hotel disiapkan, makan disiapkan. Kalau ada yang lain-lain BlackBerry, jaket itu wajar-wajar saja. Saya mau jadi ketua ya saya siapkan BlackBerry, jaket, dana, dan lain-lain. Masalahnya dana itu dari mana?” (red)


Tweets