Membangun Kawasan Industri Sumsel Libatkan Investor Asing

Terbit 14 Juni 2011 - 19:30 WIB | Dibaca : 1204 kali

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG, (Tubas) – Pembangunan kawasan pelabuhan laut Tanjung Api-Api yang akan dikembangkan sebagai kawasan ekonomi khusus Sumatra Selatan (Sumsel) telah dilakukan berbagai upaya, yakni melibatkan investor dalam dan luar negeri.

Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin menyampaikan itu terkait kerja sama dengan investor dari dalam dan luar negeri untuk kegiatan pembangunan kawasan pelabuhan laut Tanjung Api-api (TAA) di Palembang, Selasa pekan silam.

Menurut dia, berbagai upaya pembangunan kawasan industri yang melibatkan investor dari dalam dan luar negeri, yakni PT Adani akan membangun rel kereta api ganda dari Tanjung Enim ke Tanjung Api-Api sepanjang 270 kilometer.

Kemudian PT Ralinz yang akan membangun rel kereta api dari Kabupaten Musi Rawas ke Tanjung Api-Api sepanjang 287 kilometer, katanya.

Ia mengatakan, PT Perimanaya yang akan membangun rel kereta api dari Lahat ke Patra Tani di Kecamatan Gelumbang sepanjang 146 kilometer dan PT Servo Lintas Raya bakal membangun jalan khusus batu bara dari Lahat ke TAA sepanjang 142 kilometer.

Selain itu, pembangunan pabrik pupuk PT Pusri yang membutuhkan lahan seluas 500 ha, pembangunan pabrik aluminium oleh PT Nalco, pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 1.250 KVA dan lain-lain, ujarnya pula.

Ia menuturkan, secara administrasi pemilihan TAA sebagai kawasan ekonomi khusus telah diusulkan kepada Menteri Perindustrian RI dengan surat Gubernur Sumsel pada 30 September 2010 No.500/2055/Disperindag/2010.

Kemudian ditindaklanjuti dengan usulan penyusunan master plan dan rencana strategis kawasan ekonomi khusus TAA dengan surat Gubernur Sumsel pada 9 Mei 2011 No.910/1364/Disperindag/V/2011 dengan persyaratan menyusun terlebih dahulu analisis mengenai dampak lingkungan.

Sementara itu, mengenai infrastruktur hingga saat ini telah dibangun jalan sepanjang 64,5 kilometer menuju pelabuhan TAA, dan jalan menuju pelabuhan penyeberangan sepanjang 5,835 kilometer, demikian Gubernur Sumsel. (red)

Tweets

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button