Pasek Minta Yusril Tunjukkan UUD 45 yang Dilanggar SBY


Terbit 5 Juni 2012 - 08:45 WIB | Dibaca : 766 kali

Laporan: Redaksi

Pasek - Yusril

Pasek - Yusril

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika menilai pemberian grasi kepada terpidana kasus narkoba, Schapelle Leigh Corby, tidak melanggar UUD 1945 seperti apa yang dikatakan Yusril Ihza Mahendra.

Pasek meminta Yusril menunjukkan pasal dan butir berapa yang menunjukkan jika pemberian grasi melanggar konstitusi.

Menurut dia, pemberian grasi dari presiden bukan sebagai upaya hukum. Sehingga pemberian grasi tidak bisa dilihat dari dasar pertimbangan hukum.

“Karena grasi tidak menghapus kesalahan, tetapi hanya mengurangi, menghapus atau mengganti hukumannya saja. Logikanya kalau seorang terpidana pembunuhan diberi grasi, itu dibaca pemerintah mendukung tindak pidana pembunuhan dan lain-lain kan tidak,” kilah Pasek.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra menilai keppres pemberian grasi kepada narapidana sindikat narkotika tidak hanya melanggar UUD 1945. Tetapi juga, grasi tersebut bertentangan dengan UU narkotika, UU tentang Pengesahan Konvensi PBB tentang Narkotika dan PP No 28/2006 tentang Pengetatan Pemberian Remisi kepada narapidana korupsi, terorisme, narkoba dan kejahatan transnasional terorganisasi.

“Pemberian remisi itu juga bertentangan dengan asas kehati-hatian, keterbukaan, profesionalitas, dan akuntabilitas sebagai ciri-ciri dari asas-asas umum pemerintahan yang baik,” tambah Yusril. (red)

Tweets

Komentar Anda

  1. menurut uud 45 Bahwa DPR harus mentaatinya apabila melanggar maka mereka jelas sudah melanggar konstitusi jadi uu migas nomor 21 tahun 2001 yang telah ditarik dan dibatalkan oleh Mk jadi berdasrakna hal diatas orang orang yang pernah membuat UU no 21 tahun 2001 itu serta orang yang menekennya telah melanggar konstitusi jadi mereka sebenanrnya menurut UUD 45 tidak dibenarkan kembali duduk sebagai anggota DPR atau Presiden atau Menteri karena jelas sudah melanggar Konstitusi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Berita Terkini

Berita Terpopuler

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button