Pembangunan Insfrastruktur Kota Depok Bernuansa Politik

Terbit 18 Desember 2011 - 12:30 WIB | Dibaca : 828 kali

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

DEPOK, (Tubas) – Sejumlah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pada program pembangunan sarana infrastruktur yang ada, khususnya sarana jalan dan drainase kota di tahun anggaran 2010-2011, dinilai belum mengacu skala prioritas, bahkan dinilai cenderung sarat nuansa kepentingan politik, disebabkan sejumlah program yang dilakukan masih dalam kategori bagus.

Padahal, untuk sejumlah program telah menelan anggaran miliaran rupiah berasal dari sumber mata anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Depok, termasuk dari dana Bantuan Provinsi Jawa Barat.

Sejumlah program pembangunan infrastruktur kota yang dilakukan pihak Pemkot Depok, khususnya pada pembangunan jalan kota mau pun jalan lingkungan, nyatanya belum mencerminkan program pelayanan murni demi kepentingan masyarakat.

Warga Depok menilai ada kecenderungan lebih kepada program pembangunan kota yang bersifat untuk kepentingan politik semata. Sebab, tidak sedikit dari ruas jalan yang kini diperbaiki kendati masih dalam kondisi baik lantaran prosentase tingkat kerusakannya belum lebih parah dari sejumlah ruas jalan kota lainnya seperti pada pekerjaan jalan raya Sentosa-Juanda Depok.

Parahnya lagi, tidak sedikit dari pengguna jalan yang merasa kecewa lantaran salah satu program pembangunan juga dinilai asal jadi. “ Bagaimana kita nggak kecewa, kalo jalan macet kaya gini terus, akhirnya lambat ngantor gara-gara program perbaikan jalan yang agak nyeleneh gitu,” keluh sejumlah warga. Padahal, kondisi jalan masih kelihatan mulus dan belum saatnya diperbaiki, keluh salah seorang penguna jalan, di jalan Raya Meruyung-Cinere Depok belum lama ini.

Dalam pengamatan Tubas, hampir lebih dari sepanjang 3 kilo meter akses jalan Raya Meruyung-Cinere Depok, saat ini sedang dilakukan pekerjaan betonisasi jalan. Di sepanjang ruas jalan itu juga, kerap terjadi kemacetan arus lalu lintas. Masalahnya, kendaraan yang akan melintas di jalan tersebut, harus rela menunggu antrean kendaraan dari lawan arah agar bisa melintas secara bergantian. Sebab sebagian dari ruas badan jalan sedang dalam perbaikan. (eko)

Tweets

Komentar Anda

  1. Kalo semua pembangunan ada karna kepentingan politik, repot juga ya. jangan-jangan, ada banyak potongan lagi!! Klo dah gitu, wajar aja hasil pembangunan di Depok cepet rusak!! toollooong donk pak KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button