PKS Tuduh Pimpinan KPK Terlibat Kasus Century

Terbit 4 Juli 2013 - 13:16 WIB | Dibaca : 595 kali

Laporan: Redaksi

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Penggeledahan kantor Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Bank Century justru dinilai negatif oleh anggota Timwas Century Fahri Hamzah. Anggota Komisi III DPR itu justru menuding pimpinan KPK diisi oleh orang-orang yang terlibat Century.

Fahri menyimpulkan dalam mengungkap kasus Century, KPK tidak berniat untuk menyelesaikan kasus tersebut. Sebab, orang-orang yang terlibat Century justru menjadi elemen penting di KPK.

“Saya itu sudah hampir pada kesimpulan, elemen yang terlibat dalam kasus Century, baik lawyer, penasihat hukum, dari orang-orang yang terlibat itu, yang bekerja di KPK untuk mengaburkan makna Century. KPK jilid II dan III, justru inti yang terlibat Century ada di dalamnya, yang etik mereka menunjukkan dominan dalam kasus ini,” jelas Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/7).

Terlebih lagi, dia semakin tidak percaya dengan kinerja KPK saat Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) yang mantan pengacara LPS dalam kasus Century itu kerap mengeluarkan komentar dan ikut dalam pengungkapan kasus Century.

“Penggeledahan BI, lagi-lagi yang dominan bicara kan BW. Dia sebut BI koperatif-lah. Saya melihat penggeledahan itu dalam rangka menghilangkan rangka utama kasus ini,” imbuhnya.

Padahal, lanjut Wasekjen PKS ini, berdasarkan bukti yang dimiliki Timwas Century, kasus bailout Rp 6,7 triliun itu sudah terang benderang.

“Kalau kami konsisten mengawasi. Tidak ada kata lain kasus ini semakin terang, pertemuan tertulis, notulensinya jelas. Bandingkan dengan kasus pertanian, tidak ada notulensi, tapi kasusnya bisa dibongkar,” lanjut dia.

Karena itu, dia menuding KPK sengaja tidak ingin mengungkap kasus Bank Century. “Ini kasus jelas, mana dasar pidana, tapi empat tahun tidak bergerak, orang yang jadi tersangka sekarang ini bukan sama sekali inti kasus ini,” tegas dia. (red)

Tweets

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button