Potensi Menjadi Prestasi di Lingkungan Sekolah


Laporan : Christine

Muhammad Fadhel Raditya

Muhammad Fadhel Raditya

JAKARTA, (Tubas) – Bakat seni musik dan bernyanyi sudah mulai tampak pada pribadi Muhammad Fadhel Raditya ketika dia masih berumur 4 tahun. Bakat itu menjelma menjadi potensi yang menghantarkannya menjadi anak berprestasi. Sejumlah prestasi sudah diraih ketika usinya masih belia.

Meski darah seni tidak ada mengalir pada anak yang akrab dipanggil Fadhel ini, namun gaya dan cara dia memainkan alat musik organ, keyboard dan piano pada acara konser tunggal Yamaha Musik yang diselenggarakan belum lama ini memukau banyak orang yang menyaksikannya.

Memang, sejumlah pengalaman pentas panggung sudah dia lakoni seperti pentas senyum pepsoden, pentas seni sekolah Islam se Kota Bekasi, launching café, launching produk di berbagai mal di Jakarta dan Bekasi. Anak bungsu dari tiga bersaudara yang kini genap berusia 10 tahun itu bukan saja hanya berprestasi pada bidang seni, namun pada sejumlah prestasi ilmu pengetahuan di sekolah pun dia sabet hingga prestasi bergengsi seperti menjadi finalis lomba science se Kota Bekasi pun sudah pernah diraihnya.

Tampaknya potensi seni yang sudah menyita waktunya di berbagai kegiatan konser tidak semata-mata melupakan pendidikan formalnya di sekolah SD Islam Al-Husna Bekasi Selatan. Potensi itu justru membawanya menjadi anak berprestasi di lingkungan sekolah.

Meski bakat seni sedang menonjol pada anak yang kini duduk di bangku kelas IV SD, namun di lingkungan teman-temannya, Fadhel dikenal sebagai anak yang supel dan mudah bergaul serta mempunyai cita-cita menjadi seorang dokter, bahkan dia menyebutnya dokter yang pintar menyanyi dan bermain musik. ***

Berita Terkait

Komentar

Komentar