Presiden: Level Pelabuhan di Indonesia Bagian Barat dan Timur Harus Sama

Loading

Teluk-Lamong-1

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Presiden Joko Widodo mengingatkan agar pembangunan pelabuhan di kawasan Indonesia bagian barat dan bagian timur harus dengan level yang sama.

“Kalau pembangunan itu tidak dalam posisi yang sama, satu level, dan satu tingkat, kapal tidak bisa bersandar. Misalnya yang bagus hanya di Tanjung Priok dan Tanjung Perak, ya kapal kita yang gede hanya bisa bersandar di dua pelabuhan itu, nggak ada artinya,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Bandar Udara Hasanudin, Makassar, sesaat akan bertolak kembali ke Jakarta, Jumat (22/5/2015) malam.

Terkait dengan itu, dari barat, ke tengah, dan ke timur, pelabuhannya harus sama, luasnya juga mirip, dan fasilitasnya juga sama, sehingga nanti akan dioperasikan dalam satu system, bisa masuk dari mana-mana saja.

“Negara lain juga begitu, ada sistem transportasi, sistem logistik, itu dikendalikan dalam satu tempat, sehingga nanti biaya transportasi, biaya logistik semuanya akan jatuh,” kata Jokowi, yang dikutip dari laman Setkab, Minggu (24/5) malam.

Presiden meyakini, jika itu bisa diwujudkan maka bisa dilihat 3-4 tahun lagi harga barang-barang akan murah semua. Sekarang, biaya transportasi kita mahal sekali sekitar 2,5 sampai 3 kali lipat dibanding negara tetangga kita.

Dikemukakan, pengaturan pelabuhan-pelabuhan itu akan menggunakan sistem nasional. Kualitas dan standarnya harus sama, karena dalam satu sistem. Kalau perlu mereknya sama. (ril/ender)

CATEGORIES
TAGS