Tasikmalaya Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian

Terbit 29 Oktober 2012 - 16:31 WIB | Dibaca : 902 kali

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

TASIKMALAYA, (TubasMedia.Com) – Meskipun 80% penduduknya bermata pencarian yang mengandalkan pertanian, ternyata Dinas Pertanian Pemkab Tasikmalaya, masih kekurangan ratusan tenaga penyuluhan pertanian lapangan (PPL).

Sampai tahun 2012 ini, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, terkesan acuh tak acuh tentang kekurangan tenaga PPL ini, padahal sangat dibutuhkan oleh petani di berbagai daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Ir Henry Nugroho yang hendak dihubungi tubasmedia.com, selalu tidak ada di tempat. Stafnya, Dedi, membenarkan Dinasnya masih kekurangan ratusan tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Sejak beberapa tahun ini, Pemkab Tasikmalaya merupakan daerah agraris yang cukup diandalkan, karena wilayahnya terdiri dari pegunungan, dan mayoritas masyarakatnya bertani turun temurun secara tradisonal.

Kabupaten Tasikmalaya, terdiri dari 39 Kecamatan dan 351 desa, sedangkan jumlah penyuluh yang ada hanya 248 orang saja. Tenaga PPL yang dibutuhkan, sedikitnya 392 orang. “Idealnya di setiap desa, ada seorang tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL), hingga secara langsung akan dapat melakukan pembinaan kepada petani,” kata Dedi.

Tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) sekarang ini, terdiri dari 39 penyuluh berada di bawah koordinasi Dinas Kehutanan, 28 penyuluh berkoordinasi pada Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan dan 91 penyuluh di bawah koordinasi Dinas Pertanian Tanaman Pangan.

“Jumlah penyuluh dengan status Pegawai Negeri Sipil sebanyak 139 orang termasuk yang baru CPNS. Sebanyak 248 penyuluh lainnya statusnya sebagai Tenaga Harian Lepas atau Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian,” kata Dedi.

Tapi yang menjadi problem saat ini, setiap tahunnya jumlah penyuluh pertanian terus mengalami penurunan antara 6 sampai 8 orang karena pensiun. Sehingga, secara tidak langsung, jumlah penyuluh terus berkurang.

“Untuk mengatasi kekurangan tenaga PPL tersebut, kami telah mengajukan penambahan tenaga penyuluh, ternyata baru terealisasi pengangkatan 40 orang petugas PPL, untuk diterjunkan ke lapangan. Masyarakat mengharapkan pihak Pemkab Tasikmalaya, dapat mengangkat kembali tenaga penyuluh pertanian di Kabupaten Tasikmalaya secara bertahap,” kata Dedi. (hakri)

Tweets

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button