USB Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan HIV/AIDS

Terbit 26 November 2013 - 08:31 WIB | Dibaca : 672 kali

Laporan: Redaksi

ilustrasi

ilustrasi

SOLO, (tubasmedia.com) – Universioras Seia Budi (USB) menggelar sosialisasi pencegahan narkoba dan HIV/AIDS selama dua hari di aula SMKN 7. Kegiatan yang dilaksanakan 18-19 Nopember 2013 itu diikuti sekitar 30 mahasiswa USB dan menghadirkan tiga pembicara Narimo ST, MM dengan tema “Remaja dan Dinamika Kehiduopan di Kampus”, dr. Lukas Cornelius berjudul “HIV/AIDS Pemahaman dan Pencegahannya” dan IPDA Rini Pangestuti, SH dengan judul “Narkoba Pembunuh Masa Depan Generasi Bangsa”.

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi pubertas merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menjadi remaja. Awal pubertas dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah bangsa, iklim, gizi dan kebudayaan. Secara klinis mulai tumbuh ciri-ciri kelamin sekunder, misalnya tumbuh rambut pubis, ketiak, timbul jerawat pada wajah, peningkatan berat badan dan tinggi badan. Pada wanita mengalami pembesaran buah dada dan pada pria terjadi perubahan pada suara dan tumbuh jakun.

Generasi muda saat ini perlu memiliki kesadaran akan pentingnya manusia dan nilai-nilai kemanusiaannya serta kesadaran pentingnya pengembangan potensi setiap individu untuk membentuk Indonesia yang bermartabat, maju, bebas dari HIV/AIDS dan narkoba. Dewasa ini HIV & AIDS yang berkembang disebabkan pergaulan bebas yang tidak terkontrol. Pergaulan bebas ini menjadi tidak tabu lagi di negara kita.

Remaja saat ini mudah terpengaruh oleh westernisasi ketimbang melakukan modernisasi dari segi teknologi dan pendidikan sehingga hal ini pun semakin marak di Indonesia. Begitu pula di masa modern sekarang ini peredaran narkoba juga sudah tidak bisa ditolerir, tidak memandang lingkungan dan usia .

Banyak anak-anak yang masih dalam kondisi labil memerlukan bimbingan dalam proses peralihan menuju kedewasaan, terserang atau tergoda oleh narkoba. Narkoba sungguh-sungguh telah anak-anak khususnya para remaja .yang masih duduk di bangku sekolah khususnya dunia perkuliahan, pengawasan orang tua yang lemah dan pengsalah tafsiran remaja tentang “gaul” yang banyak menyimpang, kemudian diikuti dengan kurangnya wawasan tentang pergaulan bebas dan kontrol sekolah yang lemah adalah contoh – contoh penyebab permasalahan ini.

Masa depan yang seharusnya menjadi tujuan atau akhir dari perjuangan mahasiswa dalam menuntut ilmu kini dipertanyakan statusnya jika narkoba terus berkembang dan menggoda para mahasiswa tapi mengalihkan pandangannya pada narkoba maka para mahasiswa yang akan menjadi penerus bangsa akan kandas di tengah jalan. Mengingat hal tersebut sangatlah perlu diadakan penyuluhan tentang sosialisasi pencegahan narkoba dan HIV/AIDS di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi seperti yang diselenggarakan oleh Universitas Setia Budi (USB) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah saat ini.

Pemahaman

Kegiaan ini didasarkan pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang Nomor 10 tahun1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Tengah,Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 trentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah, Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 152 Tahun 2008 tentang Pedoman Penatausahaan Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Tengah, DPPA Provinsi Jawa Tengah No. 90 tentang Penggunaan Anggaran Perubahan tanggal 22 Oktober 2013.

Tujuan penyelenggaraan kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba dan HIV/AIDS di kalangan mahasiswa ini adalah meningkatkan kemampuan mengembangkan pemahaman secara verbal terhadap berbagai masalah dan isu-isu dampak dari pergaulan bebas di kalangan mahasiswa terhadap maraknya seputar penyakit HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba.

Dari penyelenggaraan kegiatan sosialisasi tersebut hasil yang ingin dicapai dicapai pertama para mahasiswa Universitas Setia Budi (USB) mampu memahami tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan diri sendiri, juga meruntuhkan moral generasi muda yang pada akhirnya akan meruntuhkan bangsa Indonesia. Kedua, mahasiswa Universitas Setia Budi (USB) memperoleh gambaran nyata tentang penyalahgunaan narkoba yaitu bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan.

Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal. (royan)

Tweets

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.

Copyright © 2011-2012 TubasMedia.com - All Rights Reserved - Berita Terkini - Profil - Info Iklan - Feed Berita - Feed Komentar - Go Mobile
Facebook button Twitter button RSS button