Biaya Iklan AHY, Mendekati Rp 100 Miliar

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Dalam sebulan terakhir, baliho Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono tersebar di berbagai lokasi strategis terutama di wilayah Jakarta.

Dengan tagline AHY ‘SI4P’, putra SBY itu seolah menyatakan diri siap menjadi cawapres. Sayangnya, sudah mengeluarkan modal besar, AHY batal digandeng Prabowo yang memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres.

Kalau demikian, berapa jumlah dan modal yang dikeluarkan AHY untuk memasang iklan itu?

Medialinks, perusahaan konsultan riset dan analisa iklan luar ruang, mencatat dalam sebulan terakhir iklan AHY dan Demokrat cukup masif. Iklan AHY/Demokrat dalam bentuk media luar ruang atau OOH (out of home) yang dihitung terbagi dari beberapa jenis yakni billboard/neon, baliho, bando/JPO, midi dan LED.

“Dari total yang terpantau, masing-masing tipe iklan sebanyak 39 buah untuk Billboard/Neon, 10 buah untuk Baliho, 9 buah untuk Bando/JPO, 4 buah untuk MIDI, dan 1 buah untuk LED. Atau total sebanyak 63 iklan OOH,” jelas Paul Lek, CEO Medialinks dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (10/8).

Tentang berapa biaya yang dikeluarkan, Paul menjabarkan, secara kasar, harga kotor iklan OOH berbagai ukuran, paling murah Rp 2,5 miliar dan paling mahal Rp 3 miliar tergantung kota dan lokasi berdasar tingkat keramaiannya.

“Rata-rata diskon sampai 50 persen misalnya, maka bisa dikatakan Rp 1,25 miliar dikalikan 63 unit, total sekitar Rp 78,750 miliar yang sudah dikeluarkan dalam sebulan. Meski sebagian besar iklan sudah dimulai sejak Ramadan atau 3 bulan lalu, namun masif setelah Lebaran,” ujarnya.

Pada saat Ramadan, lanjut Paul, iklan OOH Demokrat dan AHY temanya adalah Ramadan. Namun setelah Lebaran, paling menonjol adalah tema tentang ‘AHY Siap!’, ‘Muda itu Kekuatan, Sekarang dan Masa Depan’ dan Cakra AHY. Masing-masing dengan menampilkan wajah AHY. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar