Kardus HP-pun Masih Diimpor

IMG_5460

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pembangunan industri telepon genggam (HP) di Indonesia masih belum memungkinkan. Penyebabnya, sulit melawan China yang biaya produksi di negeri bambu ini masih sangat murah.

Hal itu dikatakan Direktur Elektronika dan Telematika, Kementerian Perindustrian, Zakiyudin kepada wartawan di kantornya kemarin. ‘’Kita sulit menandingi China. Biaya produksi di negeri itu sangat murah,’’ katanya.

Karena itu lanjutnya di Indonesia saat ini sudah ada beberapa pelaku industri HP tapi masih sebatas perakitan sebab jika langsung membangun industri, resikonya sangat tinggi. Tahapannya merakit dulu dan lama-lama jika kondisi sudah semakin mapan, baru dipikirkan membangun industri.

Ditanya apa untungnya bagi Indonesia jika hanya sebatas perakitan, dikatakan penyerapan tenaga kerja.

Selanjutnya disebut bahwa selama ini pelaku perakitan HP di Indonesia, selain suku cadang HP, mereka juga masih mengimpor bahan baku untuk pembuatan box (pembungkus) HP. Untuk itu katanya, pemerintah sedang berupaya menghentikan impor box dengan mengundang dan mendorong siapa pengusaha local yang mau membangun industry box HP di Indonesia. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar