Bupati Mengharap, ISIS tidak Berkembang di Pesibar

KRUI, (tubasmedia.com) –  Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal berharap  di lingkungan Pemda Pesibar tidak berkembang aliran sesat, seperti Gafatar, ISIS atau kepercayaan lainya yang dapat mengancam kelangsungan umat beragama.

Hal tersebut diungkapkan Agus saat membuka acara sosialisasi pengawasan aliran kepercayaan  dan aliran keagamaan  dalam masyarakat, di Gedung Serba Guna (GSG) Selalaw Labuhan Jukung Krui, Senin 22/5.

Bupati menguraikan, keberadaan aliran kepercayaan masyarakat di Indonesia  telah tumbuh dan berkembang sejak bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaanya.

Bahkan sudah ada  sebelum  masuknya agama-agama yang secara luas dianut masyarakat Indonesia. Di dalam konstitusi, aliran kepercayaan tersirat dalam pasal 29 ayat 2 UUD 1945 yaitu negara menjamin  kemerdekaan tiap-tiap penduduk memeluk agamanya dan kepercayaan masing-masing, beribadat menurut agama dan kepercayaannya.

Pengawasan aliran kepercayaan masyarakat  diketuai oleh kejaksaan serta  dibentuk berdasarkan keputusan Jaksa Agung RI No;Kep-108/JA/5/1984 tanggal 11 Mei 1984 sebagaimana telah diubah dengan keputusan Jaksa Agung RI No;Kep-104/JA/01/1994.

‘’Jika terdapat aliran kepercayaan dan aliran keagamaan  dalam masyarakat yang mengundang konflik, segera laporkan  pada anggota tim yang telah dibentuk,’’ katanya. (agustiawan)    

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar