Cermati Dulu Tawaran Pinjaman Bank Dunia

jk

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pemerintah belum bersikap apakah akan mengambil tawaran pinjaman dari Bank Dunia sebesar 12 miliar dollar AS, kata Menkeu Bambang Brojonegoro usai diskusi di Jakarta, Minggu (24/5/2015).

Diakui Bambang kondisi perekonomian Indonesia saat ini memang masih memerlukan suntikan utang luar negeri lantaran anggaran masih defisit. “Kondisinya belum memungkinkan, kita masih harus utang kalau mau membangun lebih banyak,” katanya

Menurut Bambang, utang bukanlah suatu hal aneh lantaran setiap era pemerintahan pasti mempunyai utang luar negeri. Indonesia tidak ingin bergantung pada utang luar negeri, maka defisit anggaran harus segera diatasi.

Salah satu hal yang bisa dilakukan dengan menggenjot penerimaan negara. Namun, sektor pajak yang menjadi tumpuan nyatanya tidak bisa diandalkan.”Banyak orang bayar pajaknya enggak bener. Padahal kebutuhan pembangunan termasuk ke daerah besar. ” ungkap Bambang.

Bambang menegaskan pemerintah akan mencermatinya terlebih dulu tawaran pinjaman sebesar 12 miliar dollar AS dari Bank Dunia. “Kita lihat yang paling efisien, dan yang tingkat bunganya paling kecil serta tidak memberikan resiko ke pasar,” kata Bambang (siswoyo)

Berita Terkait

Komentar

Komentar