Dahnil Kembali Dipanggil Polisi

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Polda Metro Jaya kembali memanggil mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dana kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia.

“Hari ini kita agendakan pemeriksaan untuk Dahnil Anzar pukul 10.00 WIB,” kata Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendrawan saat dikonfirmasi, Kamis (25/4).

“Ya semoga datang memenuhi panggilan,” ujarnya.

Pemeriksaan hari ini merupakan pemeriksaan ketiga terhadap Dahnil, yang juga menjabat koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu. Dalam dua panggilan sebelumnya, yakni pada 23 November 2018 dan 7 Februari 2019, Dahnil tercatat memenuhi panggilan kepolisian.

Sebelumnya, pada Rabu (23/4) kemarin, polisi juga memanggil Ketua Panitia Kemah Pemuda Islam Indonesia Ahmad Fanani. Namun, yang bersangkutan kembali mangkir dari panggilan polisi.

“Enggak datang ya, bisa dibilang mangkir,” ujar Bhakti, Rabu (23/4).

Acara Kemah Pemuda Islam Indonesia yang berlangsung 2017 silam melibatkan dua organisasi kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ansor dan PP Pemuda Muhammadiyah.

Dua organisasi itu mendapat dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan total uang Rp5 miliar guna pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kepolisian menduga ada kerugian negara dalam dugaan korupsi dana Kemah Apel Pemuda Islam Indonesia 2017. Sejauh ini polisi telah memeriksa sekitar 20 saksi dari Kemenpora hingga pengurus PP Pemuda Muhammadiyah.

Dahnil, yang menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah kala kemah itu digelar, sudah dua kali diperiksa polisi. Selain itu, Dahnil juga telah mengembalikan dana sebesar Rp2 miliar kepada Kemenpora selaku penyelenggara acara. (red)

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar