DPRD Kota Sibolga Serukan Perusahaan Ikut Jamsostek

Laporan: Redaksi

Komisi III DPRD Kota Sibolga mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pimpinan PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Sibolga

DENGAR PENDAPAT - Komisi III DPRD Kota Sibolga mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pimpinan PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Sibolga, di ruang Rapat I Kantor DPRD Kota Sibolga, Jalan S. Parman No 84 Sibolga, baru-baru ini. (tubasmedia.com/sanco)

SIBOLGA, (TubasMedia.Com) – Ketua Komisi III DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori mengatakan, pihaknya segera turun langsung ke sejumlah perusahaan yang belum menjadi peserta Jamsostek untuk menyukseskan UU No. 3 tahun 1992 tentang wajib Jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja).

Hal itu dikatakannya, didampingi Hj Nur Arifah SKM, dan Kamil Gulo SPdI, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pimpinan PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Sibolga bertempat di ruang Rapat I Kantor DPRD Sibolga Jalan S. Parman No 84 Sibolga, baru-baru ini.

“Kami siap turun ke perusahaan yang belum ikut Jamsostek, kita siap. Hubungan kita selama ini sudah cukup baik dengan Jamsostek,” tutur Jamil seraya mengingatkan seluruh perusahaan di Sibolga agar segera mematuhi peraturan yang bersifat wajib itu.

Sebelumnya, Kepala Kantor PT Jamsostek (Persero) Cabang Sibolga, Mangasi Sormin SH MM menjelaskan sejumlah hal seperti prosedur pelayanan Jaminan Pemeliharaan Keseahatan (JPK), cara mendaftar menjadi peserta jamsostek, manfaat dari setiap jaminan, besaran iuran, dan kesiapan Jamsostek Sibolga menjelang penyelenggaraan BPJS tahun 2014. Ia didampingi Kabid Umum SDM dan TI Sanco Simanullang ST MT, Kabid Pelayanan Zainal Fakhruddin, Kabid Pemasaran Husaini SE, dan verifikator JPK Freadi S.I. Panggabean S.Farm, Apt.

Ia menyampaikan jumlah peserta Jamsostek di Kota Sibolga mencapai 2.600 tenaga kerja pada 261 perusahaan. “Ini sangat minim dibanding puluhan ribu tenaga kerja di Kota Sibolga yang wajib ikut Jamsostek. Mohon bantuan Bapak-bapak dari DPRD agar mengajak semua pengusaha untuk sadar ikut Jamsostek,” ujar Sormin.

Disebutkan, jumlah tenaga kerja yang ikut Jamsostek di Sibolga jauh lebih rendah dibanding peserta yang berasal dari Tapanuli bagian Selatan. Padahal, kantor cabang Jamsostek berada di Kota Sibolga yang membawahi 12 Kabupaten/Kota.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori mengatakan, pihaknya mendukung langkah PT Jamsostek (Persero) untuk memperbaiki kualitas layanannya sehingga dapat memberikan pelayanan prima bagi seluruh peserta Jamsostek di Kota Sibolga.

Ia juga minta agar PT Jamsostek membuka ikatan kerja sama dengan rumah sakit baru di Sibolga dan menambah jaringan rumah sakit rujukan ke Provinsi, seperti Rumah Sakit Adam Malik di Medan. “Pembukaan jaringan rumah sakit ini sangat penting untuk segera dibuka, sehingga pasien seperti operasi jantung dapat ditangani di berbagai rumah sakit rujukan, tidak terpaku pada satu rumah sakit tertentu,” pungkas Jamil. (sanco)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar