DPW PAN Kalsel Bersama Masyarakat, Beralih Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Langkah mengejutkan muncul dari DPW Partai Amanat Nasional ( PAN) Kalimantan Selatan yang beralih mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Hal tersebut membuat Dewan Pimpinan Pusat PAN mengancam memberikan sanksi kepada DPW Kalsel tersebut.

Namun, DPW PAN Kalsel menjelaskan alasan mendukung Jokowi-Ma’ruf karena menuruti suara masyarakat. Seperti diketahui, PAN bergabung dengan koalisi partai pendukung pasangan Prabowo-Sandi.

Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan Muhidin mengungkapkan, pihaknya memiliki sejumlah alasan untuk mengalihkan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf.

Alasan utamanya adalah mereka tak berani berbeda suara dengan mayoritas warga di provinsi itu. Menurut Muhidin, mayoritas warga Kalsel memiliki penilaian positif terhadap pembangunan di era Jokowi. “Pembangunan harus dilakukan dua periode. Karena kalau hanya satu kali, program pemerintah tidak maksimal. Contohnya saya menjabat Wali Kota Banjarmasin di dua periode, bisa membangun Banjarmasin,” ujar Muhidin  dalam keterangan pers yang diterima redaksi.

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) akan menindak dan memberikan sanksi terhadap DPW PAN Kalimantan Selatan terkait mengalihkan dukungan ke pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Keputusan DPW PAN Kalsel dianggap tak sejalan dengan keputusan PAN mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kami sedang menghimpun fakta dan informasi yang akurat mengenai sikap Ketua DPW PAN Kalsel. Setelah itu kami baru akan bertindak,” ujar Eddy melalui pesan singkatnya.

“Bentuk sanksi akan tergantung pada beberapa hal. Mulai dari sanksi peringatan sampai dengan pemberhentian. Saya belum bisa memastikan sanksinya sampai dengan kami memperoleh seluruh info dan faktanya,” kata Eddy.

Dia mengaku sudah menginstruksikan seluruh kader PAN di provinsi itu untuk mendukung pasangan nomor urut 01. “Saya berharap kepada seluruh kader untuk ikut. Jadi, saya ke Jokowi, yang lain juga ikut,” kata dia. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar