Farhat Minta Prabowo Mundur dari Capres 2019

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Juru bicara Pengacara Indonesia Pro Jokowi atau Kopi Pojok, Farhat Abbas yang tergabung dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin minta Prabowo mundur dari Capers 2019, untuk mempertanggungjawabkan ulahnya yang menebarkan berita bohong.

KPU juga didesak Farhat agar segera mendiskualifikasi Prabowo-Sandiaga Uno karena dengan senagaja telah menebarkan berita hoax yang berpotensi memecah belah warga negara.

Hal itu dikatakan Farhat bersama rekannya usai Ratna Sarumpaet mengakui kalau berita penganiayaan atas dirinya adalah berita bohong.

Sebelumnya, Prabowo dan kawannya sempat termakan isu Ratna saat Ratna melaporkan dirinya telah dianiaya orang yang tak dikenal di Bandung.

Atas laporan itu, Prabowo langsung menggelar jumpa pers dan mengeluarkan statemen seolah-olah pemerintahan saat ini bertindak secara otoriter.

Namun kemudian, Ratna mengaku kalau berita penganiayaan itu berita bohong. ‘’Karena itu Prabowo layak mundur dari Capres 2019,’’ kata Farhat.

Selain itu, Projoko juga melaporkan 17 tokoh nasional, politisi dan calon presiden serta wakilnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Bareskrim Polri, Rabu (3/10).

Farhat Abbas mengatakan bersama rekan-rekannya melaporkan sejumlah tokoh terkait perkara ujaran kebencian (hate speech) dan penyebaran berita bohong (hoax) atas kasus pengeroyokan yang menimpa Ratna Sarumpaet.

“Kami telah melaporkan tindak pidana berupa ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong. Ini merupakan konspirasi dan pemufakatan jahat, berita fitnah penganiayaan Ratna Sarumpaet yang seolah-olah dizaliminya,” kata Farhat, memperlihatkan berkas pelaporan di Bareskrim Polri, Rabu (3/10). (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar