FKPD PD, Sebut Ferdinan Hutahaean tidak Tercatat Sebagai Kader Partai Demokrat

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Anggota Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Partai Demokrat  Hengky Luntungan menyebut keberadaan Ferdinand Hutahaean dalam struktur kepengurusan termasuk contoh masalah yang harus dibenahi. Dia mengaku tidak tahu alasan di balik keberadaan Ferdinand menjadi pengurus.

Ferdinand Hutahaean menjabat sebagai ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat. Ferdinand belum memberikan komentar terkait pernyataan pendiri Demokrat itu.

“Banyak orang seperti ini tiba-tiba sudah jadi pengurus dan omongannya seperti paling tahu. Inilah yang perlu dibenahi dalam manajemen politik Partai Demokrat,” tutur Hengky, Rabu (3/7).

Hengky mengatakan begitu banyak orang yang mengikuti pendidikan kader di Demokrat. Namun, dia mengatakan Ferdinand tidak termasuk di antaranya.

“Masuknya Ferdinand sangat gelap karena tidak pernah tercatat sebagai anggota yang telah mengikuti latihan Kader Partai Demokrat,” tutur Hengky.

Sebelumnya, Hengky meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mundur dari posisi ketua umum lantaran dinilai menjalankan tugas secara optimal. Misalnya, suara Demokrat dalam Pemilu 2014 dan 2019 jeblok.

Ferdinand membantah tudingan Hengky. Dia mengatakan bahwa Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat tidak memiliki hak suara untuk mengevaluasi ketua umum.

Hengky tidak terima. Dia menegaskan bahwa para pendiri Demokrat memiliki hak suara berdasarkan AD/ART. Dia merujuk pada Pasal 97 Ayat (3) butir g.

“Artinya Ferdinand itu tidak Paham Organisasi tapi sok tahu. Ferdinand itu belum cukup umur di Partai Demokrat, paling baru tiga atau empat tahun,” ucap Hengky. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar