Golkar: Siapa itu AHY, di Panggung Politik Belum Punya Nomor Punggung

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Politikus Partai Golkar, Muhammad Misbakhun pasang badan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi ) dari cercaan Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Misbakhun bahkan melontarkan kritik pedas sebagai serangan balasan kepada kepala Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) PD itu.

“Sungguh sangat aneh cara mas AHY ketika jelang akhir Ramadhan lalu membuat pidato yang manipulatif, mengkrtitik banyak kebijakan Presiden Jokowi dengan mengatasnamakan rakyat. Pidatonya di ruangan yang sangat mewah sehingga resonansinya tidak sampai ke telinga rakyat miskin di pinggir kota dan pelosok pinggir wilayah Indonesia yang jauh ” ujar Misbakhun melalui pesan singkat.

Legislator Golkar yang getol membela kebijakan Presiden Jokowi itu menilai AHY belum punya nama dalam nomenklatur politik nasional tingkat tinggi. Menurut Misbakhun, putra sulung Ketua Umum PD Susilo BambangYudhoyono (SBY) itu juga belum pantas secara head to head mengkritik presiden Jokowi secara langsung.

“Sebagai pemain baru di panggung politik nasional AHY belum punya nomor punggung. Bukan pemain inti, bukan pula pemain cadangan,” kata Misbakhun.

Misbakhun menambahkan , AHY sebagai pemain baru di gelanggang politik nasional belum berbuat sesuatu yang secara konkret dirasakan manfaatnya untuk rakyat dan negara. Bahkan , kontribusi AHY bagi PD pun belum terlihat.

” Yang sudah konkret baru rekam jejaknya ketika menjalankan tugas sebagai prajurit TNI. selebihnya di panggung politik AHY bukan siapa siapa, miskin prestasi dan masih harus memberikan pembuktian pada partainya ” ulas Misbakhun.

Politikus asal Jawa Timur itu lantas mencontohkan tingkat penerimaan publik terhadap AHY. pada pemilihan gubernur ( Pilgub ) DKI 2017 saja, AHY berada di urutan bincit sehingga langsung tersingkir di putaran pertama.

Namun, AHY tiba tiba ingin melompat ke panggung politik elite nasional dengan menawarkan diri sebagai tokoh. Menurut Misbakhun, prestasi AHY secara politik pun masih perlu dipertanyakan.

“Saran saya , Mas AHY sebaiknya belajar dulu kepada adik kandungnya Edhi Baskoro Yudhoyono atau Mas Ibas. bagaimanapun Mas Ibas sudah terbukti dua kali terpilih sebagai anggota DPR dan kini menjadi ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR” cetus Misbakhun.

Menurutnya ,Ibas sebagai ketua FPD juga terlihat mampu membangung komunikasi politik yang baik dengan fraksi-fraksi lain di DPR. bahkan ketika DPR sedang membahas beberapa isu krusial, Ibas sering terlibat langsung.

Misbakhun menantang AHY untuk membuktikan kemampuannya untuk mengangkat suara PD pada Pemilu 2019. Sebab , partai pimpinan SBY itu justru terpuruk pada Pemili 2014 setelah berjaya pada pemilu 2009.

“Saat ini publik tahu sosok AHY sebagai anak pak SBY yang menjadi presiden ke-6 RI. Saat SBY memerintah ada skandal besar bank Century yang terbukti ada pelanggaran hukumnya, ‘’ katanya.(red)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar