Harga AMMDes Dipatok Rp 70.000.000

CISARUA, (tubasmedia.com) – Harga jual Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang sekarang dipatok pada kisaran Rp 60.000.000 – Rp 70.000.000/unit, diupayakan agar kedepan masih dapat dipertahankan dan tidak mengalami kenaikan.

Hal itu dikatakan Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reiza Treistanto menjawab wartawan di Cisarua, kemarin. Reiza bersama Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Kemenperin, Putu Juli Ardika tampil sebagainara sumber dalam acara Workshop and Family Gathering Forum Wartawan Industri (Forwin) di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019).

Saat ini kapasitas produksi KMWI atas AMMDes sekitar 3.000 unit/tahun dan mengingat permintaan yang terus mengalir, angka tersebut diperkirakan akan mencapai 12.000 unit/tahun.

‘’Jika kapasitas produksi nasional sudah mencapai angka belasan ribu, biaya produksi otomatis  tetap dapat ditekan sehingga harga jual tidak akan mengalami kenaikan,’’ jelasnya

Reza tidak menampik jika harga AMMDes dipatok Rp 70.000.000 masih tergolong mahal mengingat konsumennya adalah para petani di desa.Namun karena biaya produksi masih tergolong tinggi, tarif itu masih sulit untukditinjau.

sudah mulai masuk tahapan produksi pada Maret 2019 lalu. Menariknya, selain akan menggunakan mesin diesel konvensional, rupanya Kementerian Perindustrain (Kemenperin) juga berencana untuk membuat AMMDes veri listrik.

Sementara itu, Putu Juli menerangkan pemerintah berencana menciptakan AMMDes menjadi kendaraan listrik. “Nanti kita akan bikin AMMDes versi listrik. Artinya mesin itu nanti akan diganti menggunakan tenaga dari baterai dan motor listrik,” jelasnya.

Putu menyebut secara teknsi, AMMDes cukup memungkinkan untuk dibuat ke arah elektrifikasi. Dengan begitu nantinya selain daya tenaga yang sudah menggunakan listrik, Power Take Off (PTO) yang digunakan untuk menggerakan beragam alat juga otomatis menggunakan listrik. Soal masalah AMMDes listrik ini nanti akan dibuatkan sebuah Focus Group Discussion (FGD) dalam ajang AMMDes Summit II pekan depan.  Menurut Putu, pihaknya akan mengundang beberapa pembicara untuk membahas rencana strategis AMMDes menjadi kendaraan listrik. (sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar