Harga Benang Kembali Normal

TAPUT, (tubasmedia.com) – Setelah dilobby Satika Nikson Nababan Simamora, akhirnya benang  yang dulunya langka dan harganya mahal kembali berangsur normal. Harga benang jenis 100 yang sempat mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 400 ribu kini berada dikisaran Rp 200 hingga Rp 180 ribu.

Salah seorang penenun tradisional Mak Rona Pasaribu mengakui bahwa harga benang jenis 100 yang sempat langka dan harganya membumbung tinggi kembali normal. “Terima kasih Ibu Satika, atas kegigihan Ibu mencari solusi mengatasi kelangkaan benang dengan langsung menelepon ke sumbernya, “ kata penenun asal Desa Hubabarat Parbaju Julu tersebut, Selasa (13/3).

Dikatakannya dengan kondisi harga benang dikisaran itu sudah sangat cukup membantu bagi penenun tradisional, “ Kami berharap harga ini terus stabil dan Kami minta Ibu Satika tetap peduli kepada petenun tradisional yang sejak awal diperjuangkannya, “ katanya.

S Hutabarat penduduk desa yang sama juga mengakui harga benang jenis 100 mulai normal, “Tidak seperti dulu lagi harganya, sekarang sudah ada dikisaran Rp 200 ribu, kita salut akan perhatian Ibu Satika yang berjuang mencari solusi akan kelangkaan benang “ ungkapnya.

Diakuinya selama ini ulos kurang tinggi harganya, namun sejak Satika Simamora menjabat Ketua Dekranasda berbagai upaya dilakukan untuk menaikkan harkat dan derajat penenun.

“Luar biasa perjuangan Ibu tersebut, Saya lihat di media sosial mengikuti berbagai pameran di Jakarta bahkan hingga ke Korea Selatan hanya untuk ulos dikenal. Bahkan dikreasikan dengan motif-motif maupun bahan yang nyaman sehingga cocok dipakai semua kalangan, “ katanya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Taput Ir. Poltak Pakpahan mengapresiasi perjuangan Satika Simamora yang mengembalikan harga benang kembali normal.  “Kita ikuti semua sepak terjang Ketua Dekranasda tersebut menaikkan harkat dan derajat petenun. Kita selaku Dewan pasti mendukung bila kegiatan itu positip “ katanya.

Selama hampir 4 tahun berjuang, Satika telah menunjukkan hasil, terbukti permintaan ulos meningkat bahkan harganya pun naik, “ Yang pasti diuntungkan petenun kita, pendapatannya meningkat. Kami berharap Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora akan kembali berkiprah usai Nikson Nababan selesai cuti kampanye sehingga penenun dapat kembali merasakan sentuhannya,” tukasnya. (toni)

Berita Terkait

Komentar

Komentar