Hilirisasi Sukses, Industri Logam Berbasis Nikel, Berkembang

BACA SAMBUTAN – Inspektur I Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan sedang membacakan sambutan Dirjen Ilmate, Harjanto -tubasmedia.com/ist

BANTAENG, (tubasmedia.com) – Perkembangan industri logam berbasis nikel merupakan salah satu bukti utama suksesnya hilirisasi, dari sebelumnya menjual tanah dan air berupa nickel ore menjadi produk logam.

Hal itu dikatakan Dirjen Industri Logam Mesin dan Alat Transportase dan Elektronika (Ilmate), Harjanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Inspektur I Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan pada peresmian dan ekspor perdana PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Bantaeng Sulawesi Selatan,Rabu 23 Januari 2019.

Perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Propinsi Sulawesi Selatan itu akan memproduksi nickel pig iron (NPI) sebesar 60.000 ton per-tahun.

Diharapkan, NPI menjadi lokomotif perkembangan industri, khususnya berbasis logam nikel dan/atau stainless steel di Kabupaten Bantaeng.

Diharapkan, segenap jajaran Pemerintah Daerah dapat selalu mendukung perkembangan Kawasan Industri Bantaeng dan industri yang berada di dalamnya sehingga dapat menjadi kawasan industri terpadu dan terintegrasi.

“Hal tersebut pada akhirnya akan mendorong penyerapan tenaga kerja, peningkatan PDB Daerah serta peningkatan nilai ekspor produk dengan nilai tambah tinggi,’’ katanya.

Kementerian Perindustrian katanya selalu mendukung pertumbuhan industri khususnya yang berada di luar Pulau Jawa dengan fasilitasi pembangunan Kawasan Industri, fasilitasi pembangunan politeknik vokasi industri dan insentif-insentif industri khususnya pada sektor hulu termasuk logam dasar, diantaranya Tax Holiday dan Tax Allowance. (sabar)

.

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar