Hoda Marsiadu Meriahkan HUT ke-74 RI di Tapanuli Utara

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Memperingati Dirgahayu Indonesia ke-74 tanggal 17 Agustus 2019,  Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) akan merayakannya melalui berbagai perlombaan yang dikemas dalam “Gebyar Tapanuli Utara XIX dan Open Race Pordasi Cup 2019 “.

Juga akan digelar pentas seni budaya, pameran pembangunan serta motocross dan grasstrack yang semuanya akan berlangsung di Gelanggang Pacu Kuda Siborong-borong, Desa Silait-lait, Sabtu dan Minggu, 17 – 18 Agustus 2019.

“Selain memeriahkan sekaligus merayakan HUT ke-74 RI, kita juga menggelar berbagai perlombaan yang nantinya bisa mengangkat popularitas olahraga di Taput,” ujar Ketua Pelaksana, Elman Lumbantoruan (Temong) didampingi Sekretaris Saudur Nababan kepada tubasmedia.com, Jumat (26/7) di Siborong-borong.

Salah satunya lomba pacu kuda (Hoda Marsiadu)  yang sudah digelar sejak tahun 1992 di sirkuit pacuan kuda Siborong-borong. Akan tetapi, karena minimnya rutinitas lomba kuda mengakibatkan animo para pemilik kuda untuk memelihara kuda pacu menjadi berkurang. Padahal, beberapa kuda pacu yang telah bertanding di event nasional ada di Siborong-borong.

Kedepan lanjut Temong, pemerintah daerah bersama Pordasi Taput bisa kembali mengembangkan bibit-bibit kuda pacu di Siborong-borong untuk kembali membesarkan sirkuit pacuan kuda Siborong-borong yang merupakan satu- satunya pacuan kuda yang tersisa di Sumatera Utara.

Kegiatan lomba pacu kuda tahun ini dalam Gebyar Tapanuli Utara XIX Pacu Kuda Open Race Pordasi Cup tahun 2019 untuk melaksanakan kelender Pordasi Sumut dalam rangka  persiapan mengikuti event-event tingkat nasional.

” Guna membangkitkan kembali semangat masyarakat peternak kuda untuk menghasilkan kuda pacu yang berkualitas yang pada akhirnya akan mampu berprestasi di event tingkat regional dan nasional,” jelas Temong.

Selain lomba pacu, panitia juga akan menggelar motocross yang akan memperlombakan 13 kelas yang berbeda yang akan diikuti croser- croser dari Taput, Tobasa, Humbang Hasundutan serta pembalap dari Sumatera Utara.

Lomba ini juga diharapkan mampu mengajak generasi muda penggemar pacu kuda dan motocros agar lebih berprestasi untuk mampu bertanding pada level yang lebih tinggi lagi.(tony)

Berita Terkait

  • Tidak Ada

Komentar

Komentar