Industri Otomotif Berkontribusi Besar Bagi Ekonomi Nasional

FOTO BERSAMA -Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala BKPM Thomas Lembong, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, serta Chairman Mitsubishi Motor Corporation (MMC) Carlos Ghosn berfoto bersama dengan para karyawan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia seusai Peresmian Pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia di Kawasan Greenland International Center (GIIC), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, 25 April 2017.-tubasmedia.com/ist

 

CIKARANG, (tubasmedia.com) – Industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang terus diprioritaskan pengembangannya karena berperan besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, Indonesia masih menjadi negara tujuan utama untuk investasi di sektor industri otomotif.

“Indonesia sekarang semakin kompetitif untuk industri otomotif,” kata Presiden Joko Widodo pada peresmian pabrik PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Kawasan Greenland International Center (GCII), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4).

Presiden meyakini, dengan pasar otomotif dalam negeri yang cukup besar, akan menambah daya tarik lebih bagi para investor menanamkan modalnya di Indonesia. Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar dapat memudahkan proses perizinan untuk investasi.

“Dengan banyaknya investasi, makin tambah lapangan pekerjaan. Adanya pabrik baru MMKI ini, dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 3.000 orang,” ujarnya. Namun demikian, Jokowi berharap agar semua industri otomotif di Indonesia tidak hanya memenuhi pasar domestik saja, tetapi juga mampu ekspor.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melaporkan, saat ini produksi nasional untuk kendaraan roda empat mencapai 1,1 juta unit per tahun dengan jumlah ekspor sebanyak 200 ribu unit per tahun.

Sedangkan, untuk produksi kendaraan roda dua mencapai 6,5 juta unit per tahun dengan jumlah ekspor sebanyak 228 ribu unit per tahun.

“Selanjutnya, industri otomotif telah menyerap tenaga sebanyak tiga juta orang di Indonesia. Dan, kami menargetkan total produksi nasional untuk kendaraan roda empat pada tahun 2020 sebesar 2,5 juta unit,” paparnya.

Menperin memastikan, investasi MMKI dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan industri otomotif di Indonesia sekaligus berkontribusi besar bagi perekonomian nasional.

“Apalagi di kluster ini ada tiga industri otomotif besar, yakni Mitsubishi Motors, Suzuki, dan Wuling,” ujarnya. (ril/sabar)

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar