Industri Plastik Selalu Dibutuhkan

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam 5 tahun terakhir ini cenderung melambat, kendati ada peningkatan pertumbuhan dari 4,48 % pada tahun 2015 menjadi 5,02 % di tahun 2016.

Karena itu, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor industri sebagai sektor yang paling berkontribusi, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan daya saing industri melalui langkah kebijakan strategis yang berfokus pada penguatan struktur industri.

Demikian sambutan Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA), Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono pada sebuah acara workshop tentang industri plastik di Jakarta, belum lama ini.

Selain itu, langkah kebijakan pemerintah juga menyangkut masalah Standar Nasional Indonesia (SNI), penciptaan iklim usaha yang kondusif, promosi industri prioritas, pengembangan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam menghadapi Masyarakat Ekonmi ASEAN (MEA) dan perdagangan bebas dunia.

Namun demikian, lanjut Sigit, Indonesia masih tetap menjadi salah satu destinasi investasi yang prospektif.

Sesuai PP No 14 Tahun 2015 tentang Rancana Induk Pembangunan  Industri Industri Nasional (RIPIN) Tahun 2015-2030, industri plastik termasuk ke dalam kategori industri kimia dasar berbasis migas dan batubara dan termasuk kategori industri pendukung yang perlu dikembangkan.

Dengan demikian kata dirjen, industri plastik selalu dibutuhkan dan terintegrasi dengan industri prioritas lainnya antara lain industri pangan, permesinan, otomotif dan elektronika. (sabar)

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar