Infrastruktur Pendukung Pembangunan Kawasan Industri Kurang Memadai

SURABAYA, (tubasmedia.com) –Infrastruktur pendukung  pembangunan kawasan industri di luar Pulau Jawa, seperti pengadaan jalan, rel kereta api, pelabuhan dan sebagainya dirasa kurang memadai. Bahkan belum semua kabupaten/kota mempersiapkan rencana tata ruang wilayah (RTRW), khususnya kawasan peruntukan industri.

Hal itu diutarakan Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI), Kementerian Perindustrian, Imam Haryono saat tampil sebagai nara sumber pada Workshop Pendalaman Industri bagi Wartawan di Surabaya, Senin.

Selain itu, tambah Imam, jumlah dan kemampuan tenaga kerja serta sumber daya manusia (SDM) industrial yang terlatih di daerah, juga sangat terbatas ditambah lagi minat kalangan swasta untuk membangun kawasan industri masih sangat kurang.

Padahal menurutnya, pengembangan kawasan industri di luar Jawa, arahnya ditentukan yang berbasis sumber daya alam terbarukan dan tidak terbarukan.

Juga dikatakan, pembangunan kawasan industri di luar Jawa, oleh pemerintah diharapkan bias menjadi penghela dan penggerak utama pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus meninkakan efisirnsi sistem logistic.

Di bagian lain uraiannya disebut, merujuk pada PP 142/2015 tentang kawasan industri,  penyebaran dan pemerataan industri di seluruh wilayah NKRI adalah untuk mendukung kegiatan industri, dibangunlah kawasan industri sebagai infrastruktur industri itu sendiri.

Diperlukan juga dukungan pemerinah terhadap aturan yang lebih menark dan mendukung penyebaran pembangunan kawasan industri ditambah lagi prakarsa pemerintah dalam pembangunan kawasan industri ke depan. (sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar