Jubir PD, Andi bukan Ruhut

Laporan: Redaksi

Syarif Hasan

Syarif Hasan

JAKARTA, (Tubas) – Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan di Kantor Presiden mengklarifikasi bahwa posisi juru bicara resmi Partai Demokrat sebenarnya dipegang Ketua Divisi Komunikasi Publik, Andi Nurpati dibantu Sekretaris Divisi Komunikasi Publik, Hinca IP Panjaitan dan bukan Ruhut Sitompul.

“Tidak ada pergantian posisi juru bicara karena sejak awal posisi jubir memang dipegang oleh Andi bukan Ruhut,” kata Menteri Koperasi dan UKM ini.

Namun Ruhut Sitompul, Ketua DPP Demokrat Bidang Komunikasi dan Informatika ini mengatakan, pernyataan itu tidak benar. Ia lebih percaya jika konfirmasi langsung diperoleh dari Presiden SBY sebagai pucuk pimpinan partai. Pasalnya, menurut Anggota Komisi III DPR ini, SBY selalu mengatakan membutuhkan dirinya sebagai corong suara partai, meski dari segi komunikasi tidak perlu ditiru.

Ruhut Sitompul menegaskan, kepercayaan Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono kepadanya menunjukkan bahwa dirinya layak mejadi juru bicara partai. Jika saat ini pengakuan Ruhut sebagai juru bicara partai ditentang oleh orang-orang internal sendiri, menurutnya, itu tidak masuk akal.

“Jangan pisahkan aku dengan Pak SBY. Kalau Pak SBY (bilang) itu, baru aku enggak tau lagi. Makanya, kalian lihat aku bela dia (SBY) karena dia percaya sama aku. Sangat sayang dan bangga lihat aku,” ungkapnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/5/2011).

“Kalau aku ketemu Bapak, mestinya semua jadi jubir. Tetapi, konsekuensinya, apa yang diucapkan harus bisa dipertanggungjawabkan. Nyatanya, secara alami Bapak percaya sama gue aja,” tambahnya.

Ruhut melihat, polemik mengenai posisi jubir ini sebagai bagian dari persaingan yang tidak sehat. Dia meminta semua pihak untuk bersaing secara sempurna. Apa maksudnya?

“Jadilah persaingan sempurna. Ini yang aku bilang kalau orang enggak pernah berpartai, masuk di partai, ya contohnya model-model begitulah semua,” tandasnya. (tim)

Berita Terkait

Komentar

Komentar