Kamera Saku di Batam Dijual Rp 250.000

BATAM, (tubasmedia.com) – Pulau Batam yang letaknya berdekatan dengan Singapore memiliki pasar yang khusus memperdagangkan barang-barang bekas yang dijual dengan harga relatif murah.

Barang-barang bekas yang didatangkan dari Singapore itu berupa pakaian jadi, sepatu, tas, ikat pinggang, kaca mata, arloji, kamera, handphone, gadget, alat-alat olahraga dan perlengkapan sekolah serta elektronika.

Pasar Jodoh, nama pasar penjaja barang-barang bekas itu, buka setiap hari. Namun untuk mendapatkan barang yang masih berkualitas baik, anda harus rela berlama-lama mengaduk-aduk barang yang anda sedang pilih dari tumpukan.

Untuk mendapatkan sehelai kaus atau kemeja bermerk yang dibandrol Rp 10.000 dan masih layak pakai, anda harus dengan tekun memilihnya dari tumpukan barang sejenis.

Demikian juga alat-alat elektronika seperti HP dan kamera misalnya. Harganya relative murah walau harus terjadi dulu tawar menawar. Para pedagang menyebut, HP atau gadget dan kamera saku bekas tersebut, masih dalam kondisi siap pakai sekitar 80 persen.

Dengan mengeluarkan uang Rp 1 juta, pembeli sudah bisa memboyong tiga atau empat unit alat-alat elektronika berupa kamera dan HP dan siap bergaya.

Namun yabg menjadi catatan aalah, Batam yang adalah tetangga Singapore tersebut, tampaknya masih sangat jauh tertingal dari Singapore, baik pengelolaan kotanya dan juga perawatannya.

Kesan gersang, adalah menjadi ciri kota Batam. Tak terlihat ada sentuhan dari pemerintah untuk menjadikan Batam menjadi kota tujuan wisatawan.

Stasiun kerat api di Singapore, setiap hari ramai memberangkatkan pengunjung dari Singapore-Johor Bahru PP

 

Hampir seluruhnya jalur hijau tidak lagi hijau namun gersan seperti tak bertuan, disana sini letaknya tak beraturan ditambah lagi sampah berserakan dimana-mana, jauh beda dengan negara tetangganya Singapore.

Pemerintah/pengelola Batam tampaknya harus sadar dan harus bangun dari tidurnya, bahwa Johor Bahru, kini sedang mempersiapkan diri menjadikan Johor Bahru menjadi negara alternatif bagi warga Singapore untuk berdarmawisata.

Johor Bahru yang bisa ditempuh kurang dari sepuluh menit naik kereta api dari Singapura, kini sedang menawarkan sejumlah fasilitas, baik itu kesehatan, wisata kuliner dan penginapan yang potensial mengalahkan Batam. (sabar hutasoit)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar