Kecanduan Game Online, Sama dengan Kecanduan Obat-obatan Terlarang

JEMBER   , (tubasmedia.com) – Psikiater RS dr. Soebandi Jember, dokter Justina Evy mengatakan kecanduan game online PUBG dapat menyebabkan perubahan prilaku. Bahkan ganggguan prilaku yang berat mirip dengan orang yang mengalami ketergantungan pada obat-obat terlarang.

“Ada yang sampai marah-marah besar jika tidak memegang HP Android meskipun sebentar. Kecanduannya sama persis ciri-cirinya dengan kecanduan obat-obatan terlarang. Kalau seperti ini cirinya, gangguan jiwa perilaku berat,” kata Evy, Senin (1/4/2019).

Game online PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) menjadi perbincangan di RS dr. Soebandi dalam beberapa bulan pekan terakhir. Itu karena ada lima anak dan remaja yang menjalani perawatan intensif masalah kejiwaan di rumah sakit tersebut.

Kelima anak tersebut menjalani gangguan atau perubahan prilaku akibat kecanduan PUBG. Menurut Evy, mereka yang sudah kecanduan seakan-akan ingin menjadi tokoh dalam game online tersebut.

Evy menambahkan, prilaku yang demikian sangat berbahaya jika menerjang anak-anak yang belum mampu berpikir matang mengenai banyak hal. Mereka akan cenderung gampang marah dan mudah melakukan tindakan kekerasan. Bahkan pada orang-orang yang disayanginya sekalipun, seperti keluarga.

“Tidak jarang sering melakukan kekerasan terhadap orang lain seperti adik, kakak dan anggota keluarga yang lain,” imbuh Evy.

Bahkan sama seperti hilangnya akal sehat pada orang yang ketergantungan obat-obat terlarang, mereka juga memiliki kecenderungan melakukan hal-hal yang melanggar. Termasuk perbuatan kriminal.

“Bahkan tidak menutup kemungkinan, penggemar game PUBG ini akan melakukan tindakan kriminal,” pungkasnya.  (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar