Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Tanah Karo

KABANJAHE, (tubasmedia.com) – Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz mengatakan pihaknya terus mendorong percepatan perlindungan jaminan sosial terhadap bagi seluruh pekerja Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang undang No 24 tahun 2011 tentang BPJS.

BPJS Ketenagakerjaan menargetkan jumlah kepesertaan pada 2017 mencapai 25,2 juta peserta. Angka tersebut naik bila dibandingkan jumlah kepesertaan pada 2016 sebanyak 22,6 juta peserta yang telah terdaftar dalam empat program di BPJS Ketenagakerjaan. Keempat program tersebut antara lain, jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus melakukan berbagai sosialisasi dan kerja sama dengan banyak pihak agar target tenaga kerja bisa tercapai tahun ini.

Adapun upaya yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan untuk mencapai target pada 2017, yaitu bekerja sama dengan berbagai lembaga, baik swasta maupun pemerintah, untuk dapat mensosialisasikan kegunaan dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

“Salah satu strategi memperluas kepesertaan adalah kolaborasi dengan pemerintah daerah. Dalam waktu dekat sedang direncanakan membuka perwakilan di seluruh Kabupaten yang ada di Indonesia,” jelas Naufal Mahfudz didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota Bambang Utama dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan KCP Karo Sanco Simanullang , bertempat di ruang Wakil Bupati Karo, Senin (27/03/2017) .

“Kita kerja sama dengan semua pihak, baik swasta maupun pemerintah, seluruh bentuk organisasi, organisasi profesi, organisasi formal dan lainnya. Pada kesempatan ini kami sengaja hadir untuk memohon dukungan Pemkab Karo membantu Kepesertaan KCP Karo, disini ada Pak Manullang ,” terang Naufal kepada Wakil Bupati Karo.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karo telah menerbitkan Peraturan Bupati No 24 tahun 2016 tentang Kewajiban Kepesertaan Jaminan Sosial dalam Pemberian Pelayanan Publik tertentu oleh Pemerintah Daerah.

“Pada tanggal 8 April 2017 akan ada pertemuan dengan 200 lebih bidan seluruh Karo. Kami minta BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan sosialisasi. Pada gilirannya, program ini dapat diteruskan kepada lapisan masyarakat di desa desa,” jelas Cory sembari menambahkan Pemerintah Kabupaten Karo sangat mendukung program strategis nasional seperti program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Koperasi Usaha kecil Menengah Drs. Sarjani Tarigan menambahkan, sedang mendata dan memetakan kepesertan BPJS Ketenagakerjaan untuk tenaga kerja Penerima Upah dan Bukan Penerima Upah.

“Kita akan segera awali, berangkat dari data, selanjutnya akan sosialisasi dan pendaftaran sampai tingkat kecamatan dan desa,” katanya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota yang membawahi Kantor Cabang Perintis Karo, Bambang Utama mengungkapkan siap memberikan dukungan penuh dalam rangkaian perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Karo. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar