Ketua DPR Sebut yang Diomongin SBY, tidak Benar

BANJARNEGARA, (tubasmedia.com) – Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan angka kemiskinan di Indonesia turun satu digit menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). Dia juga menegaskan ada 100 juta masyarakat miskin di Indonesia itu tidak benar.

“Soal angka kemiskinan, data dari BPS menyampaikan jika saat ini sudah turun. Bahkan sekarang hanya satu digit. Jadi jika ada yang menyampaikan 100 juta masyarakat miskin itu tidak benar,” ujar Bambang saat bertemu kader partai Golkar di Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (3/8/2018).

Sebelumnya mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan masih ada 100 juta orang miskin di Indonesia. Di sisi lain, BPS mencatat pada Maret 2018 kemiskinan turun menjadi 9,82% lebih rendah dari September 2017 yang sebesar 10,12%.

Menurut Bambang turunnya angka kemiskinan di antaranya melalui program pemerintah seperti beras bantuan rakyat hingga banyaknya proyek infrastruktur.

“Dengan terbukanya lapangan pekerjaan tentu bisa mengurangi angka kemiskinan di Indonesia,” katanya.

Saat disinggung soal tenaga asing yang masuk ke Indonesia, politikus Partai Golkar ini mengatakan, proyek-proyek pemerintah yang sifatnya turnkey ini akan dibatasi atau dihilangkan, sehingga, mampu menyerap tenaga kerja dalam negeri.

“Jadi kalau mau memberi utang, ya utang saja. Kita bangun sendiri, sehingga kita bisa membeli barang-barang seperti semen atau besi dari dalam negeri,” kata dia.

Ia tidak memungkiri jika selama ini ada beberapa proyek yang bersifat turnkey project. Menurutnya, hal ini merugikan baik dari sisi pengadaan barang atau tenaga kerja.(red)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar