Keulamaan Ustadz Yahya Waloni, Diragukan Kapitra

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kitab suci Alquran sama sekali tidak mengajarkan cacian dan makian. Sebaliknya, Alquran mengajarkan agar bersikap lemah lembut.

Demikian disampaikan mantan pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera terkait sejumlah video dari kanal Cahaya Tauhid di Youtube.

Dalam video itu, ada ceramah dari Yahya Waloni yang mencaci KH. Ma’ruf Amin, Tuan Guru Bajang dan Megawati Soekarnoputri.

Yahya menyebut Kiai Ma’ruf sebagai orang tua yang haus kekuasaan. Menyebut Tuan Guru Bajang dengan sangat kasar dan mencaci bahwa tingkat intelejensia Megawati di bawah rata-rata.

“Ibu Mega itu Islam, kenapa dia mampu caci maki orang Islam? Kenapa Kiai Ma’ruf dan TGB dicaci maki? Ini kesopanan sebagai manusia saja tidak ada. Saya ragukan keulamaan ini orang,” ujar Kapitra saat dihubungi, Sabtu (15/9).

Kapitra menekankan, jangankan ulama, seorang manusia saja tidak pantas menyampaikan cacian dan makian begitu rupa. Ia juga heran kenapa seorang ulama bisa mencaci maki ulama lain.

“Ini ulama kok dicaci maki? Kurang ajar ini yang omong. Ulama apa preman?” ujar Kapitra.

Doktor hukum ini juga mempertanyakan ajaran apa yang dianut Ustadz Yahya Waloni sehingga dia bisa mencaci maki sesama ulama dan tokoh bangsa yang juga beragama Islam. Lebih-lebih Kapitra mendengar Yahya Waloni adalah seorang mualaf yang baru empat tahun menganut Islam.

“Orang seperti ini yang sebenarnya merusak Islam,” tutup Caleg dari PDIP itu. (red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar