Kontribusi TV Pintar, Hanya 5 Persen

Laporan: Redaksi

Lee Kang Hyun

Lee Kang Hyun

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Changhong, produsen televisi raksasa asal Cina, tak mau ketinggalan dalam meramaikan industri Smart TV di Indonesia dengan meluncurkan TV Smart seri A7000. Produk ini hadir untuk ukuran 42 inci, 47 inci dan 55 inci.

Washington Feng, Presiden Direktur Changhong Indonesia, mengatakan produk tv pintar ini dijual 10 persen hingga 20 persen lebih murah dibandingkan TV pintar asal Korea dan Jepang.

Tak hanya mengandalkan harga kompetitif, kata Feng, pihaknya akan memperkuat penjualan di modern market dan semi market melalui sejumlah strategi promosi yang telah disiapkan. Dari strategi tersebut, Feng optimis penjualan TV smart ini akan memberikan kontribusi yang lebih besar dari total penjualan tv di Indonesia.

“Target kami Smart TV seri A7000 diproduksi 500.000 unit hingga akhir tahun 2013. Target kami setiap bulannya dapat menjual sekitar 2000 unit,” ujar Feng di Jakarta, Rabu (20/2/2013).

TV pintar A7000 ini sendiri sudah dipasarkan bulan November 2012 lalu. “Kalau di tahun 2012, TV pintar kami hanya memberikan kontribusi sekitar 5 – 10 persen dari penjualan TV secara total. Di tahun 2013 ini, kami berharap dapat meningkat sekitar 10 – 20 persen dari total produksi yang diperkirakan mencapai 500.000 unit per bulan,” katanya.

Kontribusi

Sementara itu, Lee Kang Hyun, Ketua Gabungan Perusahaan Industri Elektronika (Gabel) Indonesia menjelaskan penjualan TV pintar memberikan kontribusi yang positif bagi para produsen elektronik di Indonesia.

Total penjualan televisi di Indonesia pada 2012 sebanyak 5,5 juta unit. Penjualan tersebut dengan komposisi produk televisi layar cembung (CRT) sebanyak 2 juta sementara untuk layar datar (FPD) sebanyak 3,3 juta. Dari produk layar datar itu sendiri, kontribusi dari TV pintar adalah sekitar 5 persennya atau sejumlah 165.000 unit.

Inovasi dalam menyajikan konten aplikasi yang menjadi fitur dalam produk TV pintar itu, menjadi fokus alasan untuk mendongkrak penjualan di tahun 2013. Lee memperkirakan, di tahun depan, aplikasi yang dihadirkan untuk TV pintar semakin beragam dan inovatif. Sementara itu, tidak ada kenaikan harga untuk TV pintar dengan ukuran layar yang sama di tahun 2012.

“Selain mengeluarkan fitur yang lebih variatif, produsen juga akan mengeluarkan TV pintar dengan ukuran layar yang lebih besar. Diperkirakan TV berukuran 80 inc akan diluncurkan sebelum pertengahan 2013,” ujarnya.

Optimistis produsen televisi di Indonesia terhadap penjualan produk televisi berteknologi tinggi, TV pintar tersebut, tak lepas dari harapannya kepada pemerintah. Lee Kang Hyun kembali berharap, bahwa penjualan dan trend TV pintar tersebut sangat tergantung dengan akses internet di dalam negeri. “Jika jaringan internet di Indonesia diperluas dan dinaikkan kualitasnya, saya rasa trend terhadap TV pintar akan semakin membaik,” tutur Lee. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar