Lampu Run Way Padam Penumpang Panik

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kepanikan penumpang terjadi di dalam pesawat Batik Air yang membawa penumpang jurusan Batam-Halim Perdana Kusumah, Senin petang.

Pasalnya, setelah Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7082 (Batam-Halim) didelay lebih kurang satu jam, setiba di Jakarta, terdengar pengumuman dari ruang pilot kalau lampu ran way di Bandara Halim Perdana Kusumah, tidak berfungsi.

Akibat kondisi itu, lagi-lagi terdengar pengumuman bahwa pesawat disarankan mutar-mutar di atas kota Jakarta lebih kurang satu setengah jam menunggu perbaikan lampu run way.

Hasilnya, lampu run way tak kunjung nyala sehingga pendaratan terpaksa dialihkan ke Bandara Soekarno Hatta.

Bagi pejabat maskapai, mungkin pengalihan itu tdak jadi soal yang penting tiba dengan selamat. Tapi para pemangku kepentingan maskapai, mengerti tidak kesulitan penumpang yang membeli tiket Batam-Halim jika tiba-tiba dialihkan ke Cengkareng.

Penumpang yang membeli tiket Halim bukannya tidak punya alasan. Tapi kalau mendadak dialihkan ke Cengkareng, para pemangku tau dan ngerti tidak kesulitan penumpang.

Dari sisi jarak tempuh makin  jauh, demikian juga biaya transpartase yang membengkak ditambah lagi waktu tempuh.

Dan lucunya tidak ada sepatah kata dari maskapai atau kru yang minta maaf, biasa saja. ‘’Dan memang mengucapkan kata maaf ada;ah hal yang paling sulit bagi penjual jasa di Indonesia,’’ kata seorang penumpang.

Sdmentara itu diperoleh kabar bahwa Lampu landasan di Bandara Halim mati karena kekurangan pasokan listrik. Sejumlah penerbangan pun terganggu. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar