Mari Majukan Industri Bordir Jawa Barat

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

BANDUNG, (TubasMedia.Com) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membuka Pameran “Pesona Bordir Tiada Akhir” di Parkir Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro 22 Kota Bandung, pekan lalu, dihadiri ratusan pengrajin bordir dari segala penjuru Jawa Barat.

Heryawan menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya pameran tersebut. Semoga pameran kerajinan bordir yang dirangkaikan dengan pameran produk lokal Jawa Barat semakin mendorong minat dan kecintaan warga terhadap produk dalam negeri. Apalagi, kerajinan bordir merupakan salah satu potensi industri kecil dan menengah yang bernilai tinggi. Sehingga, menurut Heryawan, eksistensinya mampu mendorong pertumbuhan perekonomian Jawa Barat.

Saat ini, menurut Heryawan, potensi bordir di Jawa Barat terpusat di sejumlah Kabupaten/Kota, di antaranya yang terbesar ada di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 1.829 unit pengrajin, disusul Kota Tasikmalaya sekitar 1.229 unit pengrajin. Selain kedua kawasan tersebut, ada juga pengrajin bordir di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kota Cimahi dan Kota Bogor. Total keseluruhan di Jawa Barat mencapai 3.191 unit pengrajin dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 29.484 orang. “Tentu sebuah jumlah yang cukup besar, sehingga penanganan dan pembinaannya harus serius,” ujarnya.

Heryawan menekankan, ke depan banyak hal yang harus terus kita benahi agar pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) semisal pengrajin bordir dapat terus ditingkatkan. Apalagi potensi pasar dan bahan baku cukup bagus. Untuk itu dukungan semua pihak terkait, sangat diperlukan agar para pelaku IKM dapat berkembang dengan baik sebagai bagian dari partisipasi pembangunan di Jawa Barat. Peran Yayasan Bordir Jawa Barat sebagai wadah pembinaan pengrajin bordir sangat strategis. Promosi dan dukungan akses ke permodalan dan pemasaraan menjadi kebutuhan pengrajin bordir.

Untuk itu dibutuhkan sinergitas dan upaya dari semua pemangku kebijakan dan kepentingan, termasuk di dalamnya, Pemerintah, baik Pusat hingga Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD serta swasta dan masyarakat untuk bersama-sama memajukan IKM bordir Jawa Barat. Indikatornya tentu adalah semakin meningkatnya indeks dan kinerja perekonomian sektor IKM. Tentu secara langsung berdampak pada meningkatnya taraf kesejahterahan para pengrajin dan pekerja yang menggeluti kerajinan bordir. (damanik)

Berita Terkait

Komentar

Komentar