Menperin Serahkan 26 Penghargaan Bidang Industri

MEMBERIKAN PENGHARGAAN- Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi oleh Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih, memberikan penghargaan Upakarti tahun 2017 kategori jasa kepedulian kepada Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari di Kementerian Perindustrian, Jakarta 2 Agustus 2017. Kategori jasa kepedulian, diberikan kepada bupati/walikota yang peduli dan aktif menetapkan berbagai kebijakan dengan memperhatikan daya dukung daerah setempat, sehingga tercipta iklim usaha kondusif, membuka peluang usaha dan memberikan kemudahan bagi IKM untuk berkembang.-tubasmedia.com/ist

 

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyerahkan 26 penghargaan kepada pelaku dan pemerhati industri dalam negeri, yang terdiri dari Penghargaan Upakarti, Penghargaan Desain Terbaik Indonesia dan Penghargaan Kreasi Prima Mutu tahun 2017. Kegiatan ini sebagai upaya strategis pemerintah untuk memberikan apresiasi bagi mereka yang berprestasi dalam pembinaan dan pengembangan industri, terutama sektor industri kecil dan menengah (IKM).

“Penghargaan ini komitmen dari pemerintah guna mendorong tumbuhnya motivasi pelaku industri khususnya IKM agar terus meningkatkan produksi dan pemasaran sehingga mampu berdaya saing di pasar domestik dan ekspor,” kata Menperin seusai menyerahkan penghargaan tersebut di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa, (02/8).

Airlangga menjelaskan, IKM masih menjadi tumpuan dalam pembangunan perekonomian nasional. “Bahkan, sebagian IKM kita telah berhasil menembus pasar luar negeri atau terkait secara integral dengan industri besar,” ungkapnya.

Untuk itu, Kemenperinterus melakukan program pembinaan dan pengembangan sektor yang mendominasi populasi industri di Indonesia tersebut, antara lain melalui penumbuhan wirausaha baru, pengembangan produk IKM, peningkatan kemampuan sentra dan Unit Pelayanan Teknis (UPT), serta pemberian bantuan mesin dan peralatan produksi.

Selanjutnya, perluasan akses pasar melalui promosi dan pameran baik secara konvensional maupun secara digital melalui kerjasama dengan marketplace yang ada, fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, fasilitasi sertifikasi mutu produk dan kemasan, serta fasilitasi pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Diharapkan, program-program tersebut mampu menghasilkan pelaku IKM yang kompeten dan berdaya saing. Karena dengan kompetensi perajin yang tinggi, akan berwujud pada produk yang dihasilkan termasuk dengan desain yang baik,” papar Airlangga.

Menperin menyampaikan, pemerintah daerah juga berperan pentingdalam memacu pertumbuhan dan pengembangan IKM. “Kami meminta kepada para Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan di daerah terus menggiatkan partisipasi masyarakat dalam mendorong pengembangan IKM serta lebih cermat memberikan perhatian terhadap mereka yang telah melakukan upaya nyata dalam membantu penumbuhan IKM di daerah,” tuturnya. (ril/sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar